NTTKreatif.com, Larantuka – Kabupaten Flores Timur terus memacu berbagai persiapan menjelang pelaksanaan El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXV Tahun 2026. Memasuki 14 hari sebelum pembukaan, pembenahan sejumlah venue pertandingan kini telah memasuki tahap akhir.
Sebagai tuan rumah turnamen sepak bola terbesar di Nusa Tenggara Timur (NTT), Flores Timur mulai memantapkan berbagai aspek penyelenggaraan, mulai dari kesiapan infrastruktur pertandingan, koordinasi kepanitiaan, pelayanan kontingen hingga dukungan bagi pelaku usaha lokal.
Ketua Umum Panitia ETMC XXXV 2026, Ignasius Boli Uran, mengatakan pekerjaan fisik di sejumlah lokasi pertandingan terus dikebut. Saat ini, pekerjaan yang masih tersisa terutama berupa penyelesaian akhir atau finishing serta pengecatan sejumlah fasilitas pendukung.
Hal tersebut disampaikan Ignasius yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Flores Timur dalam rapat pemantapan panitia ETMC yang berlangsung di Stadion Ile Mandiri, Selasa (3/11/2026).
Menurut Ignasius, kesiapan venue menjadi salah satu prioritas utama mengingat waktu pelaksanaan turnamen semakin dekat. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat diminta memastikan setiap pekerjaan tersisa dapat diselesaikan sesuai target.
Ia menegaskan, progres persiapan tidak cukup hanya dilaporkan secara administratif, tetapi harus dibuktikan melalui kondisi nyata di lapangan.
Dalam rapat tersebut, Ignasius juga menekankan pentingnya tanggung jawab setiap perangkat daerah dan unsur kepanitiaan. Seluruh pihak yang telah diberikan tugas diminta bekerja secara serius, terkoordinasi, dan memastikan tidak ada kebutuhan penyelenggaraan yang terabaikan.
“Kita sudah memasuki waktu yang semakin dekat. Karena itu, semua yang menjadi tanggung jawab masing-masing harus diselesaikan. Kita ingin ketika kontingen datang, seluruh fasilitas dan pelayanan sudah benar-benar siap,” demikian penegasan yang disampaikan dalam rapat pemantapan tersebut.
Selain kesiapan infrastruktur, Ignasius memastikan struktur kepanitiaan telah siap menjalankan tugas masing-masing. Koordinasi antar seksi terus diperkuat agar seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat ditangani secara terorganisasi.
Ia juga menegaskan pentingnya pengawasan terhadap pekerjaan fisik, khususnya di Stadion Ile Mandiri. Kontraktor diminta menyelesaikan pekerjaan pembersihan stadion paling lambat 10 November 2026.
“Saya sudah bicara dengan kontraktor, 10 November harus tuntas. Itu harga mati. Media silakan awasi, silakan tulis fakta di lapangan,” tegas Ignasius.
Untuk pelaksanaan ETMC XXXV 2026, panitia menyiapkan dua venue utama, yakni Stadion Ile Mandiri di Kota Larantuka dan Lapangan Gawerato di Desa Wailolong, Kecamatan Ile Mandiri.
Stadion Ile Mandiri diproyeksikan menjadi lokasi seremoni pembukaan sekaligus salah satu arena pertandingan. Sementara Lapangan Gawerato disiapkan sebagai venue pendukung untuk mengakomodasi pertandingan selama turnamen berlangsung.
Dari sisi peserta, antusiasme kabupaten dan kota di NTT untuk mengikuti turnamen ini juga mulai terlihat. Berdasarkan informasi panitia per 2 November 2026, sebanyak 19 tim telah menyatakan kesiapan berpartisipasi setelah Persena Nagekeo mengundurkan diri.
Tidak hanya berorientasi pada penyelenggaraan kompetisi olahraga, ETMC XXXV juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Flores Timur.
Panitia menyiapkan ruang bagi lebih dari 100 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal untuk memasarkan produk selama turnamen berlangsung. Menariknya, fasilitas tempat berjualan tersebut disediakan tanpa pungutan biaya sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Selain pertandingan sepak bola, sejumlah agenda pendukung juga direncanakan untuk menambah kemeriahan ETMC XXXV 2026. Salah satunya adalah menghadirkan kembali trofi pertama El Tari Cup yang memiliki nilai sejarah bagi masyarakat Flores Timur dan perjalanan sepak bola NTT.
Sementara itu, jadwal kick-off ETMC XXXV 2026 mengalami penyesuaian dari rencana awal 14 November menjadi 17 November 2026. Penyesuaian tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah aspek teknis, termasuk aktivitas keagamaan di sekitar Stadion Ile Mandiri.
Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, Flores Timur kini bersiap menyambut kedatangan kontingen, ofisial, suporter, dan masyarakat dari berbagai daerah di NTT.
Panitia berharap dukungan seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menyukseskan ETMC XXXV 2026. Lebih dari sekadar kompetisi sepak bola, penyelenggaraan ini diharapkan menjadi momentum kebersamaan, promosi daerah, serta penggerak ekonomi masyarakat Flores Timur.
“Event ini bukan hanya milik Panitia atau Pemda, tetapi event ini milik kita semua. Sehingga itu saya mengajak mari kita sama-sama memberikan dukungan dengan cara kira masing-masing sehingga ETMC Flores Timur ini bisa berjalan sukses dan memberikan kesan yang baik kepada tamu kita,” tutup Ignas Uran.***(Ell)
