NTTKreatif.com, Larantuka – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Ende menegaskan komitmennya untuk tetap ambil bagian dalam turnamen El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXV 2026 di Kabupaten Flores Timur.

Sekretaris PSSI Kabupaten Ende, Iyan Ahmad, mengatakan pihaknya tetap mendukung penyelenggaraan ETMC di Flores Timur. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana yang telah bekerja keras mempersiapkan turnamen sepak bola terbesar di Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut.

Menurut Iyan, pihaknya memahami besarnya tenaga, waktu, dan pengorbanan yang telah dicurahkan panitia untuk menyukseskan penyelenggaraan ETMC XXXV.

“Apa pun itu, kami bersama saudara-saudara kami di Flores Timur. Kami tahu betul bagaimana capek dan lelahnya menjadi panitia, dan kami sangat menghargai itu,” ujar Iyan. Jumat (30/10/2026) malam.

Ia menegaskan, persoalan anggaran maupun regulasi terkait pemisahan kompetisi Liga 4 dan ETMC tidak seharusnya mengurangi semangat tim untuk berkompetisi.

Menurut dia, apabila ke depan terdapat regulasi yang mengatur pemisahan pelaksanaan Liga 4 dan ETMC, pembahasannya dapat dilakukan pada tahun anggaran berikutnya. Pasalnya, penyelenggaraan kompetisi saat ini masih mengacu pada anggaran tahun 2026.

“ETMC atau Liga 4, kami tetap bertanding sebagai kesatria, Sekalipun ada regulasi tentang pemisahan Liga 4 dan ETMC berdampak pada anggaran. Tetapi Liga 4 itu kan bisa dibahas pada tahun anggaran berikutnya. Kita sekarang masih menggunakan anggaran tahun berjalan atau tahun anggaran 2026,”. Katanya.

Iyan menjelaskan, keikutsertaan tim dalam ETMC bukan semata-mata untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan pemain sepak bola di daerah.

Ia menilai ETMC merupakan wadah untuk membentuk semangat juang, mental bertanding, dan pengalaman para pemain sebelum melangkah ke kompetisi dengan level yang lebih tinggi.

“ETMC Flores Timur ini juga menjadi ajang membina semangat dan mental anak-anak kita untuk berlaga di tingkat provinsi sebelum melangkah lebih jauh ke tingkat nasional,” tuturnya.

Lebih lanjut, PSSI Ende menyatakan kesiapannya menghadapi turnamen tersebut. Kesiapan itu semakin diperkuat dengan penunjukan Cici Badeoda, istri Bupati Ende, sebagai manajer tim Perse Ende.

Iyan mengatakan Perse Ende tidak sekadar datang untuk meramaikan kompetisi, tetapi membawa target besar untuk meraih gelar juara.

“Dengan ditunjuknya Ibu Cici Badeoda sebagai manajer tim Perse Ende, kami sangat siap. Tentu target kami adalah menjadi juara pertama di Flores Timur nanti,” tegasnya.

Ia bahkan berharap Perse Ende mampu menciptakan sejarah baru dalam perhelatan ETMC XXXV 2026 di Flores Timur. Menurutnya, sejarah mencatat bahwa tim asal Flores Timur yaitu Perseftim menjadi tim pertama yang mengangkat trofi El Tari Cup. Kini, Perse Ende berambisi mengukir sejarah serupa, tetapi dengan cerita yang berbeda.

“Sejarah mencatat, Perseftim menjadi tim pertama yang mengangkat trofi El Tari Cup. Dan Kami Perse juga ingin mencatat sejarah di Tanah Flores Timur dengan menjadikan Perse Ende sebagai tim pertama yang berhasil mengangkat trofi di sana. Itu menjadi target dan motivasi kami,” pungkas Iyan.***(Ell).