NTTKreatif.com, Tambolaka– Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Ratu Wulla Talu membeberkan progres terbaru perjuangan pembangunan pendidikan di wilayahnya, khususnya melalui program Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) dan sumber dana Anggaran Biaya Tambahan (ABT).
Hal itu disampaikan Ratu Wulla di Ruang Rapat Bupati SBD, pada selasa 02 November 2026.
Bupati SBD, menjelaskan, untuk program 3T, Pemkab SBD telah mengusulkan sejumlah sekolah, namun baru sebagian yang terealisasi.
“Khusus untuk penanganan daerah 3T itu kami usulkan itu baru dua yang keluar ya untuk PAUD. Masih ada PAUD tiga, masih ada satu yang belum keluar, terus SD empat puluh dan juga SMP sembilan belas sekolah. Jadi kita sedang menunggu lagi,” ungkap Ratu Wulla.
Selain program 3T, Pemkab SBD juga tengah memperjuangkan 26 sekolah melalui sumber dana ABT yang saat ini sedang dalam proses pengecekan teknis.
“Berikutnya lagi dengan sumber ABT, on process lagi dicek secara teknisnya oleh Dinas PU dan Dinas Pendidikan. Kemarin sudah bergerak, ada kurang lebih dua puluh enam sekolah yang kami dapat,” jelasnya.
Jika ditotal dengan capaian sebelumnya sebanyak 110 sekolah, Bupati optimis jumlah sekolah yang dibangun di SBD tahun ini bisa menembus lebih dari 200 sekolah.
“Jadi ini kalau kita hitung-hitung ya seratus sepuluh, waduh ini bisa seratus lima puluh, seratus delapan puluh, bisa dua ratus lebih. Ini usaha kami, kami berusaha,” tegasnya.
Ratu Wulla, menyebut keberhasilan tersebut tidak lepas dari pengawalan ketat terhadap data pendidikan.
“Sejak awal masukan data kami pastikan Dapodiknya itu aman dan kami usulkan dikawal oleh Dinas Pendidikan, kabid-kabid mendampingi teman-teman semua ketika ke Jakarta untuk memastikan semua data oke, tidak ada masalah dengan data, jadi bisa direalisasikan oleh kementerian,” katanya.
Bupati SBD, juga kembali mengapresiasi dukungan dari anggota DPR RI, khususnya Komisi X yakni Stevano Rizki Adranakus dan May Estianty untuk pendidikan, serta Viktor Laiskodat dan Julie Sutrisno Laiskodat untuk infrastruktur.
“Selain itu ada dua anggota DPR di Komisi Sepuluh, Kakak Stefano Adranakus dan Ibu May Estianty. Sedangkan untuk infrastruktur lain didukung oleh Pak Viktor Laiskodat dan semua ini sudah dalam pelaksanaan, itu adalah Ibu Juli,” ujarnya.
Ke depan, Pemkab SBD juga menyiapkan program besar lainnya untuk mendongkrak ekonomi masyarakat.
“Dan rencana pembangunan pabrik etanol juga ke depan untuk di Sumba Barat, masih banyak hal-hal yang akan kita kerjakan untuk membantu masyarakat,” pungkasnya.***
