NTTKreatif, TAMBOLAKA – Kontestasi politik dalam gelaran Pilkada SBD kian menarik dengan sejumlah intrik politik yang terjadi belakangan ini.

Termasuk berpindahnya para kader partai ke salah satu pasangan calon tertentu kendati di satu sisi mereka harus melawan keputusan partainya sendiri.

Sejumlah alasan pun jadi pertimbangan mereka mengambil langkah berani semacam itu.

Seperti yang dilakukan sejumlah besar kader PSI Kabupaten Sumba Barat Daya yang mendadak memutuskan mengusung pasangan calon Bupati, Ratu Ngadu Bonnu Wulla Talu dan calon Wakil Bupati, Dominikus A Rangga Kaka di gelaran Pilkada SBD kali ini yang ditandai dengan deklarasi dukungan yang terjadi Jumat 11 Oktober 2024 tadi di Roo Luwa Cafe & Resto.

Datang dengan massa pendukung sekitar 400 orang dari 11 Kecamatan di Kabupaten Sumba Barat Daya, para kader PSI terlihat begitu percaya diri dan begitu bahagia.

Apalagi saat mereka tahu deklarasi tersebut dihadiri oleh pasangan calon Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan calon Wakil Bupati SBD, Dominikus A Rangga Kaka yang datang dengan pakaian putih.

Ciuman khas sumba pun jadi suguhan yang tidak terelakkan. Satu persatu kader PSI bergantian mencium dua figur yang mereka usung.

Hingga berpuncak pada gelaran deklarasi yang ditandai dengan pemberian mawar merah dan putih kepada Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Dominikus A Rangga Kaka sebagai sebuah tanda cinta dan keikhasan mereka dalam mendukung kedua figur yang sebelumnya sudah diusung Partai NasDem, PDI Perjuangan, Perindo, PKB dan PKS itu.

Tidak hanya tanda keikhlasan, bunga mawar merah dan putih itu juga secara simbolis mempresentasikan PSI yang memang kental dengan lambang bunga Mawar.

Dimana bunga mawar seturut kata Soekarno tidak pernah mempropagandakan harum semerbaknya.

Malah dengan sendirinya harum semerbaknya itu tersebar di sekelilingnya.

Dalam orasi dukungannya, mantan Sekretaris DPC PSI SBD, Alex Lero mengatakan deklarasi yang dilakukan pihaknya itu bukan mengatasnamakan partai tapi lebih pada kader PSI itu sendiri yang usai bekerja di Pileg tidak dilibatkan lagi dalam pengambilan keputusan termasuk saat Pilkada kali ini.

“Saat SK ada pun tidak ada komunikasi dengan kami di bawah dan terkesan kami di sepelekan. Nah melihat hal ini kami berpikir kami harus mengambil sikap mengambil sikap dengan mempertimbangkan berbagai aspek dan posisi maka kami harus mendukung salah satu paket yang bagi kami itu merupakan figur yang tepat untuk menjadi pemimpin daerah ini 5 tahun ke depan sehingga keputusan kami jatuh pada paket Ratu Angga,” katanya.

Dirinya melanjutkan keputusan mendukung Paket Ratu Angga karena bagi mereka keduanya memiliki skill yang cukup mumpuni dan menguasai jaringan dengan segala link dan punya power yang cukup bagus untuk tingkat Nasional.

Apalagi, kata Alex Lero sosok Ratu Ngadu Wulla Talu adalah sosok yang punya jiwa yang terbuka atas kritik dan saran dari masyarakat.

Saat ditanya soal konsekuensi dari partai atas pilihan yang diberikan, Alex Lero mengakui kalau dirinya dan temannya sudah siap untuk hal tersebut.

“Kami sudah siap,” tambahnya.

Sementara itu, calon Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla di kesempatan itu mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan.

Ia pun berharap kehadiran para kader PSI bisa memberikan semangat untuk terus berjuang agar bisa memenangkan kontestasi politik di SBD.***