Sementara itu, Anggota DPR RI Ratu Wulla Talu menekankan bahwa penanganan stunting tidak hanya mengenai asupan makanan bergizi, tetapi juga memperhatikan infrastruktur dasar seperti jalan, air bersih, dan kebersihan lingkungan.

Keterlibatan dirinya dalam mengalokasikan anggaran menjadi kunci untuk memastikan dukungan yang memadai dalam upaya pencegahan stunting.

">

“Kami tidak tinggal diam dalam menghadapi stunting di SBD. Infrastruktur dan kondisi lingkungan yang sehat adalah bagian integral dari strategi kami,” ungkap Ratu Wulla Talu.

Kolaborasi yang terjalin antara BKKBN, DPR, dan komunitas lokal seperti yang terjadi di Desa Eka Pata adalah contoh konkret bagaimana sinergi antar lembaga dan partisipasi masyarakat dapat mempercepat penurunan angka stunting.

Upaya ini tidak hanya tentang mengedukasi masyarakat tetapi juga memastikan adanya akses yang mudah dan merata terhadap layanan kesehatan yang diperlukan.

Hadir juga saat itu, Anggota DPRD NTT Dominikus Alphawan R. Kaka, perwakilan BKKBN kabupaten Kus Fernandez dan Masyarakat setempat.***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625