Mobil mewah tersebut diketahui dibeli bekas oleh sang kades namun diperkirakan dibeli dengan harga diatas Rp100 annya.
Mobil itu sempat ia bawa dan terparkir di halaman kantor desa saat kunker DPRD SBD yang membuat banyak pihak terheran-heran.
Saat dikonfirmasi nttkreatif.com, sejumlah warga pun mengaku kalau mobil tersebut baru dibeli sang kades usai jadi kades namun mereka enggan berspekulasi lebih jauh soal keberadaan mobil tersebut dengan kasus yang mendera Marthen Mete.
“Sesudah jadi kades baru mobil ini ada. Cuma kami tidak tahu itu mobil dibeli dengan uang pribadi atau uang desa,” ungkap salah satu warga.
Dianggap Pembohong
Menariknya dalam kunker di sesi diskusi bersama, warga tanpa sungkan menyebut kades Marthen Mete sebagai pembohong besar.
Pasalnya, apa yang disampaikan Kades Marthen Mete saat ditanya Inspektorat dianggap tidak benar.
Mereka pun meminta agar sang Kades bisa segera diproses alih-alih diaudit.
“Dia pembohong. Tangkap saja sekarang. Semua yang dia sampaikan itu tidak benar,” ungkap salah satu warga, Frans Pati. ***
|
