NTTKreatif.com, TAMBOLAKA – Dugaan kawin paksa dalam adat dan budaya sumba kembali terjadi dan membuat heran publik banyak khususnya masyarakat Sumba Barat Daya, NTT.
Pasalnya, budaya kawin paksa tersebut secara hukum menyalahi aturan pada umumnya.
Menariknya, dugaan kawin paksa yang mendera Jesika Novianti Geli (Jesika) warga Kelurahan Weetabula, Kota Tambolaka itu nyatanya dibantah keras oleh keluarga kandungnya sendiri.
Kasus dugaan kawin paksa ini sendiri pertama terungkap saat Jesika menyampaikan informasi tersebut kepada salah satu content creator di platform Facebook, Sumba TV.
Dalam pengakuannya Jesika menyebut kalau dirinya dipaksa untuk melakukan urusan adat dengan pria yang tidak ia kenal.
Sehingga, dirinya melakukan penolakan atas upaya keluarga tersebut namun usahanya itu gagal hingga berujung pada urusan adat yang dilangsungkan pada tanggal 11 November 2024 lalu.
Anehnya, pengakuan tersebut dibantah keras keluarganya sendiri termasuk sang ayah Yulius Adi Papa didampingi istrinya Magdalena Ina Kii.
Mereka menyebut apa yang disampaikan akun Facebook SUMBA TV tidaklah benar apalagi narasi yang dibangun di platform Facebook itu sampai menyebut adanya kawin paksa.
Hal itu, terangnya sangat memalukan kedua rumpun keluarga besar, apalag8 prosesi dalam perkawinan adat antara Jesika Novianti Geli (Jesika) dan Petrus Malo Koroka, pemuda asal Desa Pogo Tena itu, sudah melalui prosesi adat perkawinan yang sesuai jalur adat.
Oleh karenya, orang tua kandung Jesika pun meminta pemilik akun Facebook SUMBA TV segera memulihkan nama baik kedua rumpun keluarga besar.
“Kami sangat terpukul, dan sudah malu. Sebab apa yang dimuat oleh SUMBA TV itu tidak benar semua. Urusan adat anak kami ini sudah sesuai jalur adat yang benar, ini bukan paksaan. Jadi kami minta SUMBA TV itu segera minta maaf dan pulihkan nama baik kami keluarga,” ungkapnya saat ditemui NTTKreatif.com pada Jumat 3 Januari 2025 sore tadi.
Di kesempatan yang sama Petrus Malo Koroka, juga mengecam keras isi dari konten yang ada di dalam media tersebut.
Kepada NTTKreatif.com, pada Jumat 3 Januari 2025, Petrus juga meminta pemilik Akun Facebook SUMBA TV segera memulihkan nama baiknya.
Pasalnya menurut Petrus, pemilik akun Facebook SUMBA TV telah mencemarkan nama baiknya dengan menyebut dirinya berusia 50 tahun.
Padahal menurut Petrus, dirinya saat ini berusia 38 tahun.
“Umur saya itu 38 tahun, bukan 50. Saya minta pemilik akun Facebook SUMBA TV segera bertemu kami kedua keluarga dan minta maaf, sebab apa yang diberitakannya itu tidak benar semua,” ungkapnya.***
|
