Tidak perlu lagi ada kisah lain selain keindahan sebagai satu saudara Loda Wee Maringi, Pada Wee Malala.
Mari belajar dari pengalaman di masa silam. Tidak perlu mengulangi lagi pengalaman kelam itu.
">
Toh berebut kursi hanya sebentar, setelahnya kita hanyalah bagian dari perjuangan itu.
Jangan mudah terpancing apalagi membenci. Politik itu soal kepentingan. Setelah kepentingan itu selesai kita hanya masyarakat biasa.
Fanatik boleh tapi jangan lupa diri. Masa depan masih panjang. Sumba Barat Daya butuh kita dan menunggu kedewasaan kita dalam berpolitik.
Toh siapapun yang duduk nantinya mereka adalah Bupati dan Wakil Bupati kita. ***
Baca Juga:Sengketa Pilkada SBD Resmi Ditolak MK
|
Halaman

Tinggalkan Balasan