Lebih rinci untuk pencegahan penurunan stunting sejak dini, dr. Watik memberikan himbauan kepada ibu hamil dan yang baru melahirkan agar bayi dibawah dua tahun agar diberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif.

“Ibu-ibu yang baru melahirkan, bayi itu harus diberikan ASI eksklusif dan setelah 2 tahun baru diberikan makanan pendamping ASI, lalu kemudian harus rajin bawa ke posyandu juga,” ungkapnya lagi.

">

Dalam kesempatan itu pula salah satu tokoh rohaniawan Romo Lukas Gaina Rode, sempat mengutarakan kebanggaannya kepada komisi IX DPR RI Ratu Wulla Talu selama masa kepemimpinan yang diembannya.

“Saya mengucapkan terimakasih untuk mama Ibu Ratu, yang suda membantu kami orang muda katolik, yang sudah sangat membantu kami atas kebaikannya ketika kami membangun lapangan futsal saat itu”katanya.

Mengakhiri kegiatan percepatan penurunan stunting, komisi IX DPR RI Ratu Wulla Talu, mengajak seluruh masyarakat Desa Wainyapu untuk berkolaborasi bermasa perang melawan stunting.

“Mari bapak mama kita sama-sama bekerja saling mendukung untuk melawan Stunting di SBD,” ungkapnya.***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625