“Tanggal 23 Mei 2026 akan dilakukan pelantikan rektor. Setelah itu, tanggal 25 Mei 2026 sudah ada kepastian untuk pelaksanaan prosesi wisuda,” ungkap Lidia.
Menurutnya, keberadaan rektor defenitif memiliki peran yang sangat sentral, terutama dalam hal legalitas dokumen kelulusan mahasiswa.
“Kehadiran rektor defenitif untuk mewisuda mahasiswa ini menjadi kebanggaan kita bersama. Karena nantinya, rektor sendiri yang akan menandatangani ijazah mereka. Hal-hal seperti ini yang harus dipahami oleh adik-adik mahasiswa,” tegasnya.
Di akhir penyampaiannya, Lidia mengimbau seluruh mahasiswa agar tetap mengikuti proses yang berjalan dan selalu memantau informasi resmi dari pihak kampus. Ia juga meminta mahasiswa untuk tidak segan berkomunikasi langsung jika ada hal yang kurang jelas.
“Jika ada informasi yang dibutuhkan, silakan bertanya langsung kepada pihak-pihak yang berkepentingan di kampus,” pungkasnya.
Untuk diketahui, prosesi wisuda kali ini akan diikuti oleh sebanyak 328 mahasiswa yang berasal dari Program Studi (Prodi) Manajemen Informatika dan Teknik Informatika.




