NTTKreatif.com, TAMBOLAKA– Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Kota Tambolaka, Pada Senin 17 Agustus, 2026.

">

Upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Wulla Talu, tersebut menjadi momentum penting dalam mempertegas arah pembangunan dan kedaulatan daerah.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Ratu Wulla Talu menyampaikan amanat komprehensif yang memaparkan berbagai deretan capaian strategis daerah.

Di hadapan ratusan peserta upacara, ia menekankan bahwa kemerdekaan harus dimaknai sebagai energi baru untuk mempercepat pembangunan yang berkeadilan.

Bupati Ratu Wulla menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum krusial untuk memperbarui semangat gotong royong.

Sinergi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan zaman.

“Sejalan dengan tema nasional ‘Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur’, kita diajak untuk terus memperkuat persatuan dan kemandirian bangsa. Semangat ini selaras dengan visi SBD yang berkarakter, sehat, cerdas, berketahanan pangan, dan berbudaya menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Bupati Ratu Wulla.

Di tengah dinamika efisiensi anggaran dan keterbatasan fiskal daerah, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya terbukti tetap mampu menunjukkan performa tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berprestasi di tingkat nasional.

Capaian paling membanggakan ditunjukkan dengan keberhasilan Pemkab SBD meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) selama lima tahun berturut-turut, yakni sejak Tahun Anggaran 2021 hingga 2025.

Tak hanya itu, SBD juga berhasil mengukir prestasi gemilang dalam tata kelola anggaran transfer dengan meraih Peringkat 1 Kinerja Penyaluran DAK Fisik Semester I/2026 di tingkat wilayah KPPN Waingapu. Prestasi ini sekaligus mengantarkan SBD masuk dalam jajaran 7 Besar Nasional.

Kinerja baik tersebut membuahkan hasil nyata berupa kepercayaan dari pemerintah pusat. SBD mendapatkan suntikan dana alokasi tambahan DAU sebesar Rp81,8 miliar yang dialokasikan secara tepat sasaran untuk kebutuhan mendesak daerah.

Dari total tambahan anggaran tersebut, sebanyak Rp76,3 miliar dialokasikan khusus untuk memberikan kepastian pembayaran gaji dan tunjangan ASN serta PPPK. Sementara sisa Rp5,5 miliar dimanfaatkan untuk peningkatan kapasitas daerah yang tergolong wilayah 3T.

Keberhasilan pembangunan di Sumba Barat Daya juga ditopang oleh kolaborasi kokoh antara Pemkab SBD, Pemerintah Pusat, serta berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan program-program prioritas nasional bagi masyarakat.

Salah satu wujud nyata kucuran proyek strategis nasional adalah rencana pembangunan kawasan pendidikan terpadu di atas lahan seluas 10 hektar di Kecamatan Laura. Tahap fisik pembangunan ini dijadwalkan mulai terealisasi pada Oktober 2026 mendatang.