NTTKreatif.com, TAMBOLAKA— Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Markus Dairo Talu, menyampaikan rasa bangga dan haru atas capaian bersejarah yang diukir oleh Tim Sepak Bola Putri SBD dalam ajang kejuaraan tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal tersebut disampaikannya saat mendampingi Bupati SBD Ratu Wula Talu menyambut kepulangan Kontingen Sepak Bola Putri Soeratin U-17 dan Tim Pertiwi Cup di Lopo Rumah Jabatan Bupati SBD pada Jumat 21 Agustus, 2026.

Dalam ajang tersebut, Tim Pertiwi Cup SBD berhasil mengukir sejarah baru dengan menyabet predikat Runner-up (Juara 2) Kejuaraan TP PKK Provinsi NTT.

Sementara itu, Tim Soeratin U-17 SBD juga tampil memukau hingga berhasil menembus babak 8 besar.

Markus Dairo Talu mengaku tidak menyangka tim putri SBD mampu menembus partai puncak pada laga debut mereka di tingkat regional.

“Pagi hari ini saya sangat bahagia dan bangga melihat keberhasilan putra-putri Sumba Barat Daya berlaga dengan hebat. Ini pertama kalinya tim putri meraih Juara 2. Pencapaian ini menjadi awal yang baik untuk kita bangkit dan jadi motivasi ke depan,” ujar Markus.

Sebagai pimpinan TP PKK yang turut menaungi ajang Pertiwi Cup, Markus menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh keberlanjutan pembinaan atlet putri di Sumba Barat Daya.

Menurutnya, potensi besar yang dimiliki para atlet muda ini harus terus diasah agar mampu meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.

Markus meminta para atlet untuk konsisten menjaga kondisi fisik dan kedisiplinan latihan agar siap mengamankan posisi Juara 1 pada kejuaraan berikutnya.

Selain tim putri, Markus juga memberikan apresiasi atas daya juang tim putra yang dinilainya telah tampil maksimal di lapangan.

Dekranasda dan TP PKK SBD siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memfasilitasi kebutuhan pembinaan atlet muda secara berkelanjutan.

Penyambutan kontingen ini juga menjadi momen ungkapan syukur atas keselamatan seluruh atlet dan official. Meski sempat diuji bencana gempa bumi saat berlaga di Maumere, seluruh rombongan dipastikan kembali ke Sumba Barat Daya dalam keadaan sehat dan selamat.

Sementara itu, Bupati SBD Ratu Wulla Talu menegaskan bahwa Pemkab SBD memiliki komitmen anggaran yang besar untuk mendukung kemajuan dan pengembangan dunia olahraga daerah.

Kendati demikian, Bupati Ratu menuntut evaluasi mendalam terkait efektivitas pengiriman kontingen ke ajang luar daerah oleh Askap.

Bupati SBD dengan tegas menyatakan tidak ingin lagi melihat pengiriman kontingen kejuaraan yang hanya sekadar untuk memenuhi kuota partisipasi atau menjadi tim pelengkap.

Setiap rupiah dari anggaran daerah harus dipertanggungjawabkan melalui target dan kinerja yang terukur.

Ratu Wulla menetapkan bahwa periode 2025–2026 sebagai masa evaluasi total bagi seluruh cabang olahraga apalagi Askab itu sendiri.

Pembenahan infrastruktur latihan, manajemen kontingen, hingga metode seleksi atlet akan dibongkar dan disempurnakan secara menyeluruh.

“Saya tidak mau mengirim kontingen hanya sekadar pelengkap dan menghabiskan anggaran. Mulai tahun 2027, saya pastikan seluruh kontingen yang berangkat membawa nama Sumba Barat Daya harus dipastikan siap menang dan terukur masuk jajaran tiga besar,” tegas Bupati SBD

Capaian tim putri ini diharapkan menjadi titik balik lahirnya generasi emas atlet sepak bola wanita dari Sumba Barat Daya yang mampu bersaing di tingkat nasional.***