NTTKreatif.com, Tambolaka – Di tengah efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) nyatanya tidak tinggal diam. Mereka terus melakukan gebrakan dengan menghadirkan program-program yang dibutuhkan masyarakat.

Salah satunya melalui program Rumah Layak Huni yang kini telah berganti nama menjadi Bedah Rumah.

Khusus tahun 2026 ini sendiri, Kabupaten yang kini dipimpin oleh Bupati, Ratu Wulla Talu dan Wakil Bupati, Dominikus A Rangga Kaka itu sudah mendapatkan setidaknya sudah 1.015 rumah layak huni yang dibangun untuk membantu masyarakat hingga Oktober 2026 ini.

“Kalau sebelum perubahan itu kita dapat 1.015 rumah layak huni rinciannya 255 rumah dari APBD II, 750 rumah dari ABPN dan 10 rumah dari APBD I Provinsi NTT,” kata Kadis Perumahan dan Kawasan Tertinggal, John Umbu Deta kepada nttkreatif.com, Kamis, 1 Oktober 2026 di sela-sela upacara peringatan Hari Pancasila di Kantor Bupati SBD.

Jumlah penerima bantuan rumah itu pun lanjut John Umbu Deta akan bertambah lagi nantinya setelah perubahan anggaran ini.

Pasalnya dalam pembahasan kemarin, baik pihak eksekutif dan legislatif sudah menyepakati adanya tambahan kuota rumah layak huni sebanyak 15 unit dari APBD II.

“Di perubahan kita ajukan lagi 15 unit. Sehingga total di tahun 2026 ini total semua 1.030 unit,” katanya.

Saat ditanya soal progress pengerjaan untuk program rumah layak huni sebelumnya, Kadis John menyebut hingga saat ini masih menyisahkan 400an unit yang belum dikerjakan dari APBN.

Hal tersebut dikarenakan pihaknya masih menunggu SK dari kementerian setelah sebelumnya sudah melakukan survey lapangan.

“Survey sudah beres semua tinggal tunggu SK dari Kementerian. Sedangkan untuk dari APBD itu tinggal 3 lain sudah sementara kerja. Ada yang sudah 100 persen. Kalau kendala 3 itu karena ada kesalahan NIK,” katanya lagi.