NTTKreatif.com,TAMBOLAKA-Sejumlah mahasiswa Universitas Stella Maris Sumba (UNMARIS) melayangkan aksi protes terkait keterlambatan prosesi wisuda yang semula dijadwalkan pada 20 Mei 2026. Aksi protes ini disampaikan para mahasiswa pada Senin, 18 Mei 2026.

">

Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan St. Yosef Freinademetz (San Jose) yang menaungi UNMARIS, Dra. Lidia Dunga Poety, M.M., angkat bicara. Ia menegaskan bahwa penundaan jadwal wisuda ini murni karena alasan prinsip organisasi, bukan karena unsur kesengajaan dari pihak kampus.

“Terkait dengan persoalan hari ini, ini bukan soal kesengajaan. Saat ini kami masih kedatangan tim asesor untuk proses akreditasi, sembari menunggu Rektor defenitif dilantik agar bisa mewisuda para mahasiswa,” ujar Lidia.

Lidia menjelaskan, UNMARIS merupakan salah satu perguruan tinggi yang punya daya saing tinggi, baik di tingkat Provinsi NTT maupun di kancah nasional. Oleh karena itu, kehadiran seorang rektor defenitif untuk mewisuda para lulusan dinilai sangat krusial dan menjadi kebanggaan tersendiri.

“Kampus ini adalah kampus yang berdaya saing di NTT. Jadi, kami tidak punya niat sedikit pun untuk mempersulit mahasiswa, apalagi terkait dengan momen wisuda ini,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Lidia membeberkan bahwa pihak kampus telah menetapkan jadwal resmi terkait pelantikan rektor dan pelaksanaan wisuda. Rektor terpilih, Prof. Dr. Alo Liliweri, M.S., dijadwalkan akan dilantik dalam waktu dekat.