“Saya sepakat dan bangga dengan apa yang sudah dilakukan oleh sejumlah pewarta SBD soal oknum JD itu diadukan ke polres SBD. Saya juga jadi korban dari ketidak profesionalitasnya dia. Setahu saya kalau memang dia wartawan ya menulis berita berdasarkan data yang akurat bukan video siaran langsung yang dimuat akun pribadi,” ungkapnya saat ditemui media NTTKreatif.com, Sabtu 20 Juli 2024 pagi tadi.

Dirinya mengungkapkan buntut dari ketidak profesionalitas JD yang mengaku wartawan, salah satu pengerjaan jalan rabat di desanya kini terhambat usai adanya upaya pengerusakan dari warganya sendiri.

">

“Yang kerja itu rabat jalan kan mereka lalu yang lakukan pengrusakan juga itu mereka artinya oknum masyarakat yang rusakkan harus bertanggungjawab atas apa yang dilakukan,” ungkapnya.

Dirinya bahkan menduga ada provokator dalam persoalan tersebut.

“Saya secara pribadi menduga bahwa ada provokator disitu, karena tidak mungkin tidak. Sampai sekarang pekerjaan itu harus terhenti karena ulah oknum masyarakat itu sendiri, karena pekerjaan itu juga belum finishing. Karena saya sudah laporkan mereka secara resmi di Polres SBD untuk usut siapa yang dibalik itu semua. Saya yakin ada yang suruh masyarakat saya,” tambahnya. ***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625