NTTKreatif, WAIKABUBAK – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia tahun 2024 ini mengusung tema ‘Nusantara Baru Indonesia Maju’.
Momentum ini merupakan energi yang menggerakkan bangsa Indonesia untuk terus melaju dan merefleksikan semangat dalam menghadapi transisi perubahan menyongsong Ibu Kota baru, pergantian kepemimpinan bangsa dan persiapan menuju Indonesia Emas 2045 dengan terus melanjutkan perjuangan dan pembangunan.
Di sela-sela upacara HUT ke-79 Republik Indonesia tahun 2024 yang berlangsung di lapangan Manda Elu, Bupati Yohanes Dade dalam sambutannya menyampaikan bahwa semangat perjuangan dan pengorbanan menjadi warisan leluhur sejarah bangsa yang tak kenal padam di tengah hantaman perubahan zaman.
“Semangat inilah yang harus kita jaga dan kita lanjutkan melalui kerja nyata dalam mengisi kemerdekaan, kerja nyata untuk memenuhi janji-janji kemerdekaan, dan kerja nyata dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” ungkapnya
Ia juga mengatakan bahwa meskipun kita telah merdeka dari penjajahan bangsa asing, tetapi saat ini dihadapkan berbagai bentuk penjajahan baru.
“Kita memang telah merdeka dari penjajahan bangsa asing, tetapi tantangan kita saat ini adalah kemerdekaan yang diharapkan sebagai jembatan emas untuk mewujudkan kehidupan seluruh rakyat yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan belum sesuai dengan harapan. Saat ini kita dihadapkan pada berbagai bentuk penjajahan baru.” katanya
Penjajahan baru tersebut berupa ketidaksiapan kita untuk menjadi bangsa besar yang dapat berdiri sendiri. Kita masih sulit melepas predikat sebagai bangsa yang mudah diadu domba, hidup yang serba instan terkadang menyebabkan kita malas untuk berjuang, malas untuk belajar, yang
pada akhirnya bangsa kita menjadi terpuruk.
Bupati Jhon Dade mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melawan kemalasannya sendiri.
“Untuk itu, kita harus berjuang melawan kemalasan diri kita sendiri.” katanya
Menurut mantan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Barat itu, dalam membangun Kabupaten Sumba Barat dibutuhkan semangat kolaborasi dan sinergi antara seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat dan melanjutkan fondasi pembangunan yang ada.
“Kurang lebih 3 tahun 4 bulan memimpin daerah ini, kami telah berjuang untuk menjaga kepercayaan rakyat melalui kerja nyata membangun daerah ini secara merata dan berkeadilan, meskipun di tengah berbagai keterbatasan kami tetap berupaya untuk mengurus dan melindungi masyarakat di seluruh wilayah kabupaten Sumba Barat.” ujarnya
“Tidak mudah membawa Kabupaten Sumba Barat ke arah yang lebih maju dalam waktu yang sangat singkat ini. Namun atas izin Tuhan Yang Maha Kuasa dan dukungan kita semua, banyak kemajuan yang telah sama–sama kita persembahkan bagi tanah Pada Eweta Manda Elu Tercinta,” tambahnya lagi
Di tangan dinginnya Bupati Yohanes Dade dan Wakil Bupati Jhon Lado Bora Kabba, sejak tahun 2021 hingga tahun 2024, ada 13 Prestasi yang diraih oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat, diantaranya:
1. Tahun 2023 mendapat penghargaan dari Wakil Presiden Republik Indonesia terkait upaya percepatan penanganan kemiskinan ekstrem. Angka kemiskinan Ekstrem tahun 2021 sebesar 13,73% turun pada tahun 2022 menjadi 11,75% dan turun lagi pada tahun 2023 menjadi 9,13%;
2. Pada tahun 2023 mendapatkan Penghargaan sebagai salah satu dari 10 Kabupaten terbaik dalam aksi konvergensi percepatan penurunan stunting, dimana berdasarkan hasil pengukuran dan penimbangan yang telah dipublikasikan, angka prevalensi stunting Kabupaten Sumba Barat berada di angka 12,1% atau telah melampaui target nasional sebesar 14%;
3. Selama tiga tahun berturut-turut (sejak tahun 2022) Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat meraih penghargaan untuk KATEGORI UTAMA. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Pusat terhadap komitmen yang tinggi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat untuk menyediakan layanan kesehatan yang mudah diakses bagi semua pihak di daerah dan atas upaya Pemerintah Daerah memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat di daerah, dimana saat ini sudah lebih dari 98% masyarakat Sumba Barat telah memiliki jaminan kesehatan karena terdaftar dalam kepesertaan BPJS Kesehatan;
4. Penghargaan dari Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Republik Indonesia tentang kontribusi dan kerja keras Pemerintah Daerah dalam menyukseskan Program Transmigrasi di Kabupaten Sumba Barat;
5. Meraih predikat kategori daerah tertinggal yang inovatif atas beberapa kerja nyata Pemerintah Daerah dalam menerapkan inovasi daerah selama dua tahun berturut-turut (tahun 2022 dan 2023);
6. Pada Tahun 2023, Kabupaten Sumba Barat meraih urutan pertama kinerja pengelolaan dana alokasi khusus fisik terbaik, urutan ke–2 kinerja pengelolaan dana transfer ke daerah terbaik, dan urutan ke–3 kinerja pengelolaan dana desa terbaik se-daratan Sumba;
7. Pada Tahun 2023 dan 2024 di bidang Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Kabupaten Sumba Barat berhasil menoreh berbagai prestasi yang membanggakan, yaitu: a. Juara Lomba Olimpiade Matematika dan Biologi tingkat Nasional; b. Juara 1, 2, dan 3 Lomba english story telling pada kompetisi online; c. Di bidang olahraga Kabupaten Sumba Barat berhasil meraih 9 medali emas, 4 medali perak, dan 7 medali perunggu pada cabang olahraga wushu, kempo, tinju, dan taekwondo di tingkat Nasional, Provinsi maupun se-daratan Sumba; d. Penghargaan Jawara Belajar sebagai 10 besar pemanfaatan akun belajar pada daerah kategori 3T oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia;
8. Pada tahun 2022 Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat mendapat tambahan Dana Desa sebesar 1,6 M atas penilaian daerah yang memiliki kinerja dana desa terbaik;
9. Pada Tahun 2023 Pemerintah daerah Kabupaten Sumba Barat memperoleh penghargaan terbaik ke–7 tingkat Nasional dalam pengelolaan kartu tani;
10. Pada Tahun 2023 Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat meraih peringkat 1 se–Provinsi Nusa Tenggara Timur dan peringkat 69 se–Indonesia dari 416 kabupaten di Indonesia terkait penilaian kinerja SPM hasil Evaluasi Ditjen Bina Bangda Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia;
11. Kabupaten Sumba Barat berhasil mendapatkan penghargaan dari Satgas P2DD Kemenko Marves sebagai salah satu Kabupaten yang berhasil naik Peringkat dari Kabupaten Maju menjadi Kabupaten Digital Tahun 2024 dari 16 Kabupaten terpilih dengan indeks 86,8 (kategori tertinggi) dalam penerapan Percepatan dan Perluasan Transaksi Elektronik Daerah;
12. Pada tahun 2024 Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat memperoleh penghargaan sebagai Kabupaten Terbaik se-daratan Sumba atas kinerja penyaluran Dana Desa;
13. Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat memperoleh Penghargaan dari Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia sebagai salah satu dari 13 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang memberikan dukungan penyaluran pembiayaan 100% dari APBD untuk KPUD, Bawaslu, TNI dan Polri dalam rangka menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah serentak Tahun 2024.
Selain prestasi di atas yang telah dicapai, Bupati Jhon Dade juga menyampaikan bahwa selama tiga tahun berturut–turut (tahun 2022, 2023, dan 2024) Pemerintah Kabupaten Sumba Barat mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terkait pengelolaan Laporan Keuangan tahun 2021, tahun 2022 dan tahun 2023 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi NTT. ***
|



Tinggalkan Balasan