NTTKreatif.com, WAIKABUBAK – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade resmi membuka lomba pacuan kuda yang bertajuk ‘Piala Bupati Sumba Barat Cup Tahun 2025’.
Acara tersebut berlangsung di Lapangan Gelora Pada Eweta, pada Senin (28/7/2025) kemarin.
Acara tersebut dihadiri oleh Kapolres Sumba Barat, Dandim 1613/Sumba Barat, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat, Sekda, para Asisten Sekda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumba Barat, para Kepala OPD Kabupaten Sumba Barat, Camat, Lurah, dan peserta lomba serta ratusan warga masyarakat.
Panitia penyelenggara dalam laporannya menyebut bahwa jumlah kuda yang mengikuti Lomba sebanyak 725 ekor.
Frangky Tarawatu Susanto selaku ketua panitia penyelenggara menyampaikan bahwa, perlombaaan pacuan kuda di pulau Sumba ini, selain bertujuan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat, juga sebagai ajang promosi pariwisata serta pelestarian budaya sehingga mendorong masyarakat lebih menjaga pelestarian kuda Sumba di tanah marapu pulau Sumba.
“Melestarikan budaya tradisional pacuan kuda yang merupakan warisan budaya nenek moyang orang Sumba,” ujar Frangky Tarawatu sebagai Ketua Panitia Penyelenggara sekaligus sebagai Ketua Pordasi Kabupaten Sumba Barat.
Selain itu, kata Frangky bahwa, pacuan kuda ini untuk meningkatkan persatuan dan semangat persaudaraan diantara pecinta kuda di pulau Sumba.
Sementara itu, Bupati Yohanis Dade dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas partisipasinya ikut serta dalam acara lomba pacuan kuda di Kabupaten Sumba Barat.
Menurut Bupati, pacuan kuda bukan hanya sekadar olahraga berkuda, tetapi pacuan kuda sebagai hiburan rakyat yang menyatukan dalam semangat persaudaraan.
“Pacuan kuda adalah hiburan rakyat yang menyatukan kita semua dalam semangat persaudaraan. Ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga tentang kebanggaan akan budaya kita,” ujar Bupati.
Ia menegaskan bahwa kuda merupakan bagian penting dari identitas budaya masyarakat Sumba Barat yang harus dijaga dan dilestarikan.
Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap pelestarian kuda serta sebagai daya tarik wisata lokal. Bupati menekankan pentingnya perawatan dan pelatihan kuda secara disiplin guna meningkatkan kualitas dan prestasi pacuan di masa mendatang.
Bupati juga mengajak para peserta, pemilik kuda, pelatih, dan seluruh pecinta olahraga berkuda untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas, persaudaraan, dan menjaga persatuan selama kegiatan berlangsung. Ia berharap pacuan ini menjadi kompetisi yang memberi dampak positif terhadap dunia olahraga dan ekonomi lokal.
Selain itu, Bupati mengingatkan seluruh pihak agar menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan. Ia meminta dukungan dari aparat keamanan serta masyarakat untuk mencegah potensi gangguan, termasuk peredaran minuman keras yang kerap menjadi sumber masalah di masa lalu.
Untuk diketahui, jumlah kuda pacu yang diperlombakan sebanyak 725 ekor yang dibagi dalam 15 kelas berbeda yang terdiri dari kelas PM, P, PP, PPP, P Super, EM, E, EE, DM, D, C, B, A, AA, dan A Super.
Kegiatan yang diikuti oleh ratusan peserta kuda pacu, juga diramaikan dengan kehadiran pelaku UMKM yang menjajakan kuliner khas lokal. Kegiatan ini juga, mendapat pengamanan dari Polres Sumba Barat, Kodim 1613/Sumba Barat dan Brimob Batalyon Sumba Barat.
Lomba Pacuan kuda Bupati Sumba Barat Cup tahun 2025 ini dilaksanakan selama 12 (dua belas) hari, sejak tanggal 28 Juli hingga 9 Agustus 2025.***
|
