NTTKreatif.com, TAMBOLAKA — Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi ditetapkan sebagai tuan rumah bersama Nusa Tenggara Barat (NTB) dan DKI Jakarta untuk gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028. Keputusan historis ini ditandai lewat penyerahan Keputusan Menpora di Jakarta baru-baru ini.
Pemerintah pusat menekankan agar penyelenggaraan PON XXII berjalan secara transparan dan akuntabel. Menpora menegaskan, seluruh aspek administrasi wajib dikelola secara profesional guna mencegah terulangnya kendala dari edisi-edisi sebelumnya.
Menyambut momentum besar tersebut, persaingan antar-kabupaten di NTT untuk menjadi penanggung jawab cabor mulai menghangat. Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) bergerak cepat dengan menargetkan diri sebagai tuan rumah tiga cabang olahraga.
Langkah SBD kian mantap usai Lembaga DPRD SBD secara resmi menandatangani surat rekomendasi dukungan dalam beberapa hari terakhir ini.
SBD membidik penyelenggaraan untuk cabang olahraga Wushu, Sepak Bola Putri, dan Angkat Besi.
Ketua DPRD SBD, Rudolf Radu Holo, mengonfirmasi bahwa Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) SBD telah mengajukan dokumen persetujuan tersebut. Ia memastikan pihak legislatif mendukung daerahnya dalam ajang olahraga nasional ini.
“Kemarin KONI sudah mengantarkan surat rekomendasi untuk ditandatangani, dan saya sudah tanda tangani. Tentu kami di lembaga DPRD sangat mendukung,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut kepada awak media.




