Bahkan papan tulis pun sebutnya sampai dipotong, begitupun dengan dinding kelas yang terbuat dari bebak.
Bukan Pertama Kali Terjadi
Dikatakannya, kejadian semacam ini bukan pertama yang terjadi di sekolahnya. Sudah berulang-ulang terjadi hingga sempat dilaporkan ke Polsek Wewewa Selatan namun hingga kini belum ada kejelasan.
“Sebelumnya mereka naik ke ruangan guru dan ambil bola kaki dan bola voli tapi kemudian dapat kembali. Lalu ada juga yang curi kursi plastik. Untuk sekarang kami tidak lapor lagi karena sebelumnya laporannya kami belum ada hasil,” ungkapnya.
Dirinya pun berharap kejadian semacam ini tidak boleh lagi terjadi karena mencoreng dunia pendidikan khususnya di wilayah tersebut.
Baginya, sebagai salah satu sekolah di wilayah itu, pihaknya harus mendapatkan dukungan bukan sebaliknya.
“Semoga tidak ada lagi kejadian semacam ini lagi karena sangat merugikan sekolah. Kan sekolah ini kan untuk masyarakat di sini seharusnya kita bisa jaga sama-sama sekolah ini,” katanya penuh harap. ***
|
