Rofinus juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga terumbu karang yang telah ditanam dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menghindari penangkapan ikan di sekitar lokasi penanaman.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan secara berkelanjutan, memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat Kelurahan Lewolere serta Flores Timur.
“Mari kita jaga laut kita, karena laut dapat menjadi sumber penghidupan jika kita merawatnya dengan baik,” ajak Rofinus, yang akrab disapa Fino.
Sementara itu, Lurah Lewolere, Xaverius Antonius Lagadoni Kleden, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengakui bahwa hampir sebagian besar terumbu karang di wilayah perairan Lewolere mengalami kerusakan yang cukup parah.
Kondisi ini kata dia sudah sangat memprihatinkan. Xaverius mengajak masyarakat setempat untuk menjaga dan merawat terumbu karang yang telah ditanam, karena terumbu karang bukan hanya aset lingkungan, tetapi juga aset bagi generasi yang akan datang.
“Keberadaan terumbu karang yang sehat akan menunjang kehidupan laut yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Mari kita rawat apa yang sudah kita tanam hari ini demi masa depan yang lebih baik,” tutup Lurah Xaverius.***
|

Tinggalkan Balasan