NTTKreatif, LARANTUKA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, Kelurahan Lewolere di Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar serangkaian kegiatan penuh semangat.
Salah satu acara yang mencuri perhatian adalah penanaman puluhan terumbu karang di perairan pantai Lewolere pada Minggu pagi 18 Agustus 2024.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Panitia HUT RI ke-79 Kelurahan Lewolere dan melibatkan Relawan BERGUNA (Bergiat Untuk Nusa), sebuah lembaga yang fokus pada misi kemanusiaan dan lingkungan.
Puluhan terumbu karang ditanam di media spider sebagai simbol upaya menjaga kelestarian lingkungan laut.
Inisiatif ini bertujuan tidak hanya memperindah ekosistem laut, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya melestarikan keanekaragaman hayati di sekitar Flores Timur.
Ketua Panitia HUT RI ke-79 Kelurahan Lewolere, Agustina Surat Kleden, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen mereka untuk merayakan kemerdekaan Indonesia dengan cara yang bermanfaat bagi lingkungan.
“Kami ingin menggabungkan semangat nasionalisme dengan aksi nyata dalam menjaga alam. Terumbu karang adalah aset laut yang sangat berharga, dan kami ingin berkontribusi dalam pelestariannya,” ujar Agustina.
Ketua Relawan BERGUNA, Rofinus Marianus Monteiro, juga menyampaikan kebanggaannya atas partisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan organisasi dalam upaya pelestarian lingkungan.
“Penanaman terumbu karang ini adalah langkah kecil namun krusial untuk masa depan ekosistem laut kita. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk melakukan hal serupa,” ungkap Rofinus.
Rofinus juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga terumbu karang yang telah ditanam dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menghindari penangkapan ikan di sekitar lokasi penanaman.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan secara berkelanjutan, memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat Kelurahan Lewolere serta Flores Timur.
“Mari kita jaga laut kita, karena laut dapat menjadi sumber penghidupan jika kita merawatnya dengan baik,” ajak Rofinus, yang akrab disapa Fino.
Sementara itu, Lurah Lewolere, Xaverius Antonius Lagadoni Kleden, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengakui bahwa hampir sebagian besar terumbu karang di wilayah perairan Lewolere mengalami kerusakan yang cukup parah.
Kondisi ini kata dia sudah sangat memprihatinkan. Xaverius mengajak masyarakat setempat untuk menjaga dan merawat terumbu karang yang telah ditanam, karena terumbu karang bukan hanya aset lingkungan, tetapi juga aset bagi generasi yang akan datang.
“Keberadaan terumbu karang yang sehat akan menunjang kehidupan laut yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Mari kita rawat apa yang sudah kita tanam hari ini demi masa depan yang lebih baik,” tutup Lurah Xaverius.***
|

Tinggalkan Balasan