NTTKreatif, LARANTUKA – Kasus pemotongan gaji seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di SDK Kenari Blolong, Kecamatan Adonara Barat, Pulau Adonara, kini telah menemukan solusi.

Gaudensia Lamahoda, seorang guru P3K, mengeluhkan pemotongan gaji yang terjadi di Bank NTT Cabang Flores Timur.

">

Menanggapi hal ini, Kepala Cabang Bank NTT Flores Timur, Patrisius Iwan Pindu Amahu, menyampaikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut merupakan hasil dari kesalahan teknis atau human error.

Dalam keterangannya, Patrisius menjelaskan bahwa setelah melakukan pengecekan, pihaknya menemukan adanya kesalahan teknis dalam proses pemotongan gaji.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami telah menyelesaikan masalah dan mengembalikan gaji yang terpotong pada hari yang sama dengan pengaduan Ibu Gaudensia,” ujarnya.

Patrisius juga menegaskan bahwa Bank NTT akan memperketat sistem pengecekan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Bank NTT akan meningkatkan komunikasi dengan Pemerintah Daerah Flores Timur untuk memastikan tidak ada lagi kesalahan teknis dalam proses penyaluran gaji.

“Ke depannya, kami akan lebih berhati-hati dan memastikan bahwa kejadian seperti ini tidak terulang. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait,” tambah Patrisius.

Ia mengimbau kepada nasabah yang mengalami masalah serupa untuk segera melapor ke kantor cabang atau melalui layanan pelanggan agar proses pengembalian dana dapat dilakukan dengan cepat.

“Kami memiliki prosedur jelas untuk menangani kasus seperti ini. Nasabah tidak perlu khawatir, dana yang terpotong akibat human error akan diproses dan dikembalikan sesuai aturan yang berlaku,” tutupnya. ***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625