Kasus ini bermula dari unggahan korban, Sabina Viviana Barek Klodor, di grup Facebook Suara Flotim pada 16 Desember 2023. Dalam unggahannya, Viviana mengungkapkan perasaannya karena tidak diakui sebagai anak oleh ayah biologisnya, Yoseph Damian Klodor, yang merupakan kakak kandung terdakwa, Mikael Koliwutun Klodor.
Viviana menceritakan bahwa sejak kecil ia tidak diakui oleh ayahnya. Dalam unggahannya, ia juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam memilih calon legislatif, karena saat ini Yoseph Damian Klodor tengah mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari PDIP.
Postingan Viviana kemudian mendapat berbagai komentar, termasuk dari Mikael Koliwutun Klodor. Namun, alih-alih menunjukkan empati, Mikael justru memberikan komentar yang dianggap mencemarkan nama baik Viviana.
“Kau anak 1000 bapak, mengerti? Tanya ke mamamu. Saya tegaskan, jangan mengaku sebagai anak, ya! Mengerti dan paham itu? Emang kau itu siapa? Jangan mengaku-ngaku, ya!” tulis Mikael dalam komentarnya.
Komentar tersebut memicu kemarahan publik dan berujung pada laporan polisi yang kini telah memasuki proses persidangan. ***
Catatan Redaksi:Â
Sesuai dengan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999, setiap pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan ini berhak untuk mengajukan hak koreksi atau hak jawab kepada redaksi.
Kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang berimbang dan akurat. Silakan menghubungi redaksi melalui kontak yang tersedia di Box Redaksi untuk menyampaikan klarifikasi atau tanggapan resmi.
|
