NTTKreatif, TAMBOLAKA – Dalam upaya percepatan penurunan stunting, Kantor BKKBN perwakilan NTT bersama mitra komisi IX DPR RI Ratu Wulla Talu melakukan kampanye percepatan penurunan stunting di Desa Taramata kecamatan Wewewa Timur kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Senin 5 Agustus 20204 pagi.
Upaya ini dilakukan karena angka stunting di SBD masih terbilang tinggi.
Pantauan NTTKreatif.com hadir dalam kesempatan tersebut DPRD NTT Dominikus Alphawan R. Kaka atau Angga Kaka, perwakilan BKKBN provinsi dr. Watik, perwakilan BKKBN kabupaten Kus Fernandez PJ kepala Desa Arkadius Lende.
Dalam sambutannya perwakilan BKKBN Provinsi dr. Watik menyebut stunting harus dicegah sejak dini.
“Stunting harus dicegah sejak seribu hari pertama kehidupan, jadi seribu hari pertama kehidupan itu sejak pertemuan antara sel sperma dan sel telur, sembilan bulan mengandung ditambah 2 tahun bapak mama,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu juga komisi IX DPR RI Ratu Wulla Talu mengajak masyarakat untuk sama-sama memerangi stunting atau gagal tumbuh.
Kehadiran DPR RI Ratu Wulla dan Anggota DPRD NTT Dominikus Alphawan R. Kaka itu, untuk memberikan semangat agar masyarakat lebih banyak memperhatikan tumbuh kembang anak.
“Kami hadir untuk memberikan semangat secara aturan untuk memerangi stunting, jadi tolong perhatikan baik soal pertumbuhan anak. Mari perang lawan stunting” ungkapnya lagi.
Hal yang sama juga disampaikan Anggota DPRD NTT Dominikus Alphawan R. Kaka atau Angga Kaka.
“Jadi bapak mama stunting itu bukan hanya soal anak itu kurang tinggi, tetapi kalau anak sudah stunting perkembangan otak anak juga kurang,” ungkapnya***
|

Tinggalkan Balasan