NTTKreatif.com, Larantuka – Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan menggunakan tiga venue untuk pelaksanaan El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXV 2026. Turnamen sepak bola bergengsi tingkat Provinsi NTT itu dijadwalkan mulai bergulir pada 14 November 2026.
Tiga venue yang disiapkan berada di wilayah daratan Larantuka dan Pulau Adonara. Ketiganya yakni Lapangan Gawerato di Desa Wailolong, Kecamatan Ile Mandiri, Stadion Ile Mandiri yang berada di pusat Kota Larantuka, serta Stadion Mini Ape Buan di Desa Suku Tokan.
Ketua DPRD Flores Timur, Albertus Ola Sinuor, mengatakan Stadion Ile Mandiri akan menjadi lokasi pembukaan ETMC XXXV 2026. Sementara itu, pertandingan pada babak penyisihan akan berlangsung di tiga venue yang telah disiapkan oleh panitia.
Hal tersebut disampaikan Albertus saat menghadiri serah terima pekerjaan rehabilitasi lapangan sepak bola Ile Mandiri dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kepada kontraktor pelaksana, Kamis (10/9/2026) sore.
Dalam kegiatan tersebut, Albertus didampingi Wakil Ketua I DPRD Flores Timur Hasan Basri, Anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) I Yosep Sani Bethan, Kepala Dinas PUPR Flores Timur Yohanas Brekmans Tukan, serta Ketua KONI Flores Timur sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara ETMC XXXV 2026, Yitno Wada.
Albertus menjelaskan, pembukaan turnamen yang akan berlangsung pada 14 November mendatang dipusatkan di Stadion Ile Mandiri. Setelah seremoni pembukaan, pertandingan babak penyisihan akan dibagi ke tiga lapangan untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian kompetisi.
“Pembukaan ETMC XXXV 2026 tanggal 14 November akan berlangsung di Stadion Ile Mandiri. Untuk babak penyisihan, pertandingan akan dilaksanakan di tiga venue yang sudah disiapkan,” kata Albertus.
Menurut dia, kesiapan infrastruktur menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah dan DPRD Flores Timur. Pembenahan venue dilakukan sebagai bagian dari persiapan daerah menjadi tuan rumah salah satu ajang sepak bola terbesar di NTT tersebut.
“Sebelumnya pemerintah juga sudah berinisiatif dan tentu melalui persetujuan DPRD untuk melakukan pembenahan. Kami dari lembaga DPRD sangat mendukung hal ini,” ujarnya.
