Dalam kegiatan monev tersebut, katanya, tim Disarpus meninjau berbagai aspek pengelolaan perpustakaan, mulai dari sarana dan prasarana, koleksi bahan bacaan, administrasi, hingga inovasi layanan dan peran perpustakaan dalam meningkatkan minat baca masyarakat desa.
Hal ini ungkapnya lagi penting karena perpustakaan desa memiliki peran strategis sebagai pusat belajar dan pemberdayaan masyarakat.
Oleh karenanya, pendampingan dan evaluasi secara berkelanjutan menjadi langkah penting untuk memastikan perpustakaan desa dikelola secara optimal dan berkelanjutan.
“Melalui monitoring dan evaluasi ini, kami ingin memastikan bahwa perpustakaan desa benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sekaligus siap mengikuti penilaian di tingkat kabupaten hingga nasional,” ujarnya.
Dirinya pun berharap Perpustakaan Desa Ribang dan Desa Paubekor dapat menjadi contoh perpustakaan desa yang aktif, inovatif, dan berdaya guna, serta mampu mendukung gerakan literasi di wilayah pedesaan.***
|
