NTTKreatif.com, Maumere – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Sikka terus bergerak langkah demi langkah dalam upaya pengembangan perpustakaan desa sebagai pusat literasi masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui monitoring dan evaluasi di Perpustakaan Desa Ribang dan Desa Koting, Kecamatan Koting, Senin, 19 Januari 2026 tadi.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kadis Disarpus Sikka, Very Awales.
Saat diwawancarai, Kadis Disarpus Sikka, Very Awales menyebut kalau kegiatan yang digelar pihaknya tersebut menjadi bagian dari persiapan penilaian Perpustakaan Desa Ribang pada tingkat Kabupaten Sikka dan tingkat Nasional tahun 2026.
Dalam kegiatan monev tersebut, katanya, tim Disarpus meninjau berbagai aspek pengelolaan perpustakaan, mulai dari sarana dan prasarana, koleksi bahan bacaan, administrasi, hingga inovasi layanan dan peran perpustakaan dalam meningkatkan minat baca masyarakat desa.
Hal ini ungkapnya lagi penting karena perpustakaan desa memiliki peran strategis sebagai pusat belajar dan pemberdayaan masyarakat.
Oleh karenanya, pendampingan dan evaluasi secara berkelanjutan menjadi langkah penting untuk memastikan perpustakaan desa dikelola secara optimal dan berkelanjutan.
“Melalui monitoring dan evaluasi ini, kami ingin memastikan bahwa perpustakaan desa benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sekaligus siap mengikuti penilaian di tingkat kabupaten hingga nasional,” ujarnya.
Dirinya pun berharap Perpustakaan Desa Ribang dan Desa Paubekor dapat menjadi contoh perpustakaan desa yang aktif, inovatif, dan berdaya guna, serta mampu mendukung gerakan literasi di wilayah pedesaan.***
|
