“Kalau dulu mungkin harus datang berkali-kali untuk tanya perkembangan berkas. Sekarang cukup buka aplikasi dari rumah, jadi lebih hemat tenaga dan biaya,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi langkah Kementerian ATR/BPN yang terus mendorong transformasi digital dalam pelayanan pertanahan kepada masyarakat.
Menurutnya, penggunaan layanan elektronik menjadi solusi yang relevan di tengah kebutuhan masyarakat akan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan transparan.
“Sekarang semuanya lebih simple dan mudah dipantau. Jadi masyarakat tidak perlu ragu menggunakan aplikasi Sentuh Tanahku maupun layanan pertanahan elektronik lainnya,” tutur Endria.
Aplikasi Sentuh Tanahku sendiri merupakan salah satu inovasi layanan digital Kementerian ATR/BPN yang dirancang untuk mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai layanan pertanahan.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat tidak hanya dapat memantau progres permohonan sertipikat, tetapi juga memperoleh berbagai informasi layanan pertanahan lainnya secara lebih cepat dan praktis.***(Ell).
|
