NTTKreatif.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menggelar diskusi tematik “Kita Ngobrol Pemilu, Demokrasi, dan Partisipasi Masyarakat” (KoPi ParMas) Part 27.
Diskusi yang berlangsung secara daring via Zoom Meeting pada Rabu 15 Juli, 2026 ini mengusung tema strategis, yaitu “Sekolah dan Pembentukan Budaya Demokrasi.”
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna. Ia didampingi oleh jajaran Anggota KPU Provinsi NTT, yakni Baharudin Hamzah, Petrus Kanisius Nahak, dan Elyaser Lomi Rihi, serta Plt. Sekretaris KPU Provinsi NTT, Melanie S.W. Hege.
Untuk membedah tema tersebut, KPU NTT menghadirkan dua narasumber kompeten, yaitu Anggota KPU Kabupaten Alor, Muhammad Yamin, dan Anggota KPU Kabupaten Sumba Barat Daya, Fransiskus Bulu Ngongo.
Jalannya diskusi interaktif ini dipandu oleh Kasubbag Hukum dan SDM KPU Kota Kupang, Sri Mulyawati, selaku moderator.
Dalam pemaparannya, Muhammad Yamin menegaskan bahwa esensi demokrasi jauh lebih besar daripada sekadar rutinitas mencoblos di bilik suara. Menurutnya, demokrasi adalah napas kehidupan yang menuntut partisipasi aktif, transparansi, dan tanggung jawab setiap warga negara dalam menjaga kedaulatannya.




