Ironisnya, di tengah minimnya dukungan dana dan kisruh internal, Perseftim justru sukses mengharumkan nama daerah dengan menyabet juara III—prestasi yang mengakhiri 15 tahun puasa gelar.

Namun, ketegangan belum berakhir. Dana hadiah yang seharusnya dibagi berdasarkan kesepakatan pemain dan pelatih, justru diminta Ketua Askab untuk menutupi utang Training Center (TC) di Larantuka—sebuah keputusan sepihak yang ditolak tegas oleh pemain dan ofisial tim.

">

“Tidak bisa begitu. Ini hasil perjuangan tim, bukan untuk bayar utang yang tidak disepakati,” kata Vicky dengan nada kecewa.

Dengan fakta-fakta yang terus bergulir, publik kini menuntut transparansi, audit independen, dan bahkan tak sedikit yang menyuarakan agar aparat penegak hukum turun tangan.

Apakah ini sekadar miskomunikasi atau awal dari skandal korupsi di tubuh Askab PSSI Flotim?.NTTKreatif akan terus mengusut dan menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait.*(Ell)

Ket : Foto Ketua Askab Flotim dan bukti transfer dana sebesar 150 juta ke rekening pribadi Ketua Askab Flotim atas nama Ir. Yohanis Kopong. (Dok/ NTTKreatif)

 

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625