Hal ini pun dibenarkan oleh Anggota DPRD Flotim Dapil VI, Abdon Yulius saat diwawancarai NTTKreatif.com, Jumat 8 November 2024 siang tadi.
“Sudah sejak pagi mereka mengungsi malah malah proses evakuasi itu masih berlangsung hingga kini,” tegasnya.
">
Kendati begitu, kata Abdon lagi warga memilih jalan kaki untuk mengevakuasi diri alih-alih menunggu.
“Mereka memilih mengevakuasi diri ke Desa Peruda di Kabupaten Sikka di bagian bara daripada ke arah timur dengan berjalan kami, karena jalurnya itu jalur bencana. Saya tadi sudah konfirmasi kades hewa dan ojandetun,” tegasnya lagi. ***
|
Halaman

Tinggalkan Balasan