NTTKreatif, LARANTUKA– Gunung Lewotobi kembali erupsi, Jumat 8 November 2024 dini hari tadi.

Erupsi tersebut memperpanjang erupsi Gunung Lewotobi yang dimulai sejak Minggu silam.

">

Malah sebelum erupsi di Jumat hari ini, Gunung Lewotobi juga mengalami erupsi di hari sebelumnya dengan ketinggian abu teramati hingga 8.000 meter.

Hal ini pun berdampak pada beberapa desa di bagian selatan Gunung Lewotobi mulai dari Ojadetun, Hewa, Pante Oa dan Waiwula yang sebelumnya tidak terdampak abu vulkanik dan lahar panas.

Tidak mengherankan jika kemudian warga di bagian selatan Gunung Lewotobi mulai berbondong-bondong mengevakuasi dirinya ke wilayah terdekat.

Hal ini pun dibenarkan oleh Anggota DPRD Flotim Dapil VI, Abdon Yulius saat diwawancarai NTTKreatif.com, Jumat 8 November 2024 siang tadi.

“Sudah sejak pagi mereka mengungsi malah malah proses evakuasi itu masih berlangsung hingga kini,” tegasnya.

Kendati begitu, kata Abdon lagi warga memilih jalan kaki untuk mengevakuasi diri alih-alih menunggu.

“Mereka memilih mengevakuasi diri ke Desa Peruda di Kabupaten Sikka di bagian bara daripada ke arah timur dengan berjalan kami, karena jalurnya itu jalur bencana. Saya tadi sudah konfirmasi kades hewa dan ojandetun,” tegasnya lagi. ***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625