NTTKreatif, MAUMERE – Hari pertama bulan suci Ramadhan yang jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025, disambut dengan antusias oleh umat Muslim di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Tradisi berburu takjil menjelang berbuka puasa pun kembali meramaikan sejumlah lokasi favorit di Kabupaten Sikka. Salah satunya adalah Pasar Ramadhan Beru di Kelurahan Beru, yang menjadi pusat perburuan menu berbuka bagi warga.
Sejak sore, kawasan ini mulai dipadati pembeli yang berburu aneka hidangan pembuka puasa. Berbagai jenis takjil tersaji di meja para pedagang, mulai dari kolak, es pisang ijo, bubur kacang hijau, kue-kue tradisional, hingga aneka lauk pauk.
Sementara para ju penjual menyediakan plastik untuk memudahkan pembeli membawa pulang hidangan mereka. Salah satu pengunjung, Nurputri (35), mengaku selalu membeli takjil di Pasar Ramadhan Beru setiap tahunnya selama bulan suci Ramadhan.
“Setiap bulan Ramadhan, saya pasti datang ke sini untuk membeli takjil. Karena sibuk bekerja, saya sering tidak sempat memasak sendiri,” ujar Nurputri sambil memilih beberapa jenis takjil dan seafood dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp 5.000 hingga Rp10.000 per porsi.
Di sisi lain, Rahmawati (45), salah satu pedagang di Pasar Ramadhan Beru, sudah mulai membuka lapaknya sejak pukul 16.00 WITA dan biasanya tutup sekitar pukul 18.00 WITA. Ia menjelaskan bahwa sebagian dari takjil yang dijual merupakan titipan dari keluarga dan kerabatnya.
“Sekitar 50 persen dari takjil yang saya jual merupakan titipan dari keluarga, sisanya saya buat sendiri dengan modal pribadi,” ungkap Rahmawati.
Sementara itu, es pisang ijo dan bubur kacang hijau menjadi primadona di Pasar Ramadhan Beru. Menurut Syuhada, salah seorang pedagang lainnya, kedua menu ini selalu ludes lebih cepat dibandingkan takjil lainnya.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 15.00 WITA, beberapa lapak yang berjejer di sekitar masjid mulai ramai oleh warga yang mencari hidangan berbuka puasa. Suasana khas bulan Ramadhan pun terasa semakin hidup di Pasar Ramadhan Beru, dengan semangat kebersamaan dalam menyambut waktu berbuka.*(Mdt)
|
