NTTKreatif.com, Maumere – Insiden pengerusakan menimpa sebuah tempat usaha salon kecantikan milik Elisabeth Erin yang berlokasi di Jalan Jend. Ahmad Yani, Kelurahan Wairotang, Kabupaten Sikka.

">

Peristiwa yang terjadi pada Rabu, 31 Desember 2025 lalu. Pengrusakkan tersebut diduga dipicu oleh ketersinggungan terkait unggahan atau status di media sosial Instagram.

Atas kejadian tersebut, Elisabeth Erin pun telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sikka dengan nomor laporan STTLP/199/XII/2025/SPKT.

Dalam laporannya, Elisabeth Erin menyebutkan kalau terduga pelaku tidak lain adalah kakak beradik berinisial CBDP dan CROM dengan CROM merupakan Ibu bhayangkari di Polres Sikka.

Menurut pelapor Elisabeth Erin, kejadian bermula sekira pukul 15.24 WITA saat kedua terlapor mendatangi Erind Salon untuk mempertanyakan perihal status Instagram milik korban.

Setelah korban memberikan penjelasan, situasi memanas hingga terjadi tindakan kekerasan fisik dan pengerusakan barang.

ā€œYang istrinya polisi ini sempat meludahi dan menendang paha saya. Sementara itu, terlapor AM melakukan pengerusakan dengan melemparkan botol pewarna kuku, bangku, dan saya punya alat catok rambut,ā€ jelas Erind panggilan akrabnya.

Atas kejadian tersebut, kata Erind, dia mengalami kerugian materiil akibat kerusakan alat-alat salon miliknya.

ā€œSaya rugi kerena barang-barang di salon dirusak. Dan saat itu sementara ada pelanggan yang sementara melakukan perawatan rambut dan kuku. Imbasnya para pelanggan pun lari karena ketakutan,” bebernya.

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625