“Karena adik saya, Manja sudah hamil makanya kami minta supaya mereka berdua persiapkan berkas untuk mengurus pernikahan dinas,” ungkapnya lagi.
Dirinya pun meminta para netizen untuk berhenti membully saudarinya tersebut.
Sebelumnya, jasad Pratu AT ditemukan Minggu tanggal 12 Januari 2024 pukul 06.20 Wita bertempat di Pertigaan Bandara D.C Saudale Lingkungan Pedanggadi Kelurahan Mokdale Kec. Lobalain Kab. Rote Ndao dalam keadaan tergantung di pohon asam.
Dirinya diduga bunuh diri akibat depresi usai diminta calon mertuanya menyiapkan belis sebesar Rp250 juta untuk menikah sang kekasih.
Pratu AT sendiri adalah Babinsa Kel. Olafulihaa 1627-02/Pantai Baru yang bertugas di Kodim 1627/Rote Ndao.
Dari informasi yang dihimpun nttkreatif.com, Pratu AT sebelum mengakhiri hidupnya masih sempat bercerita tentang masalah asmaranya dengan sang kekasih kepada rekannya.
Dalam pembicaraan tersebut, Pratu AT diminta untuk menikahi pacarnya berinisial MM dimana calon mertuanya meminta belis sejumlah 250 juta sementara Pratu Andi Tambaru hanya memiliki uang sejumlah 40 Jutaan rupiah di rekeningnya.
Keesokan harinya tepatnya di hari Minggu Tanggal 12 Januari sekitar pukul 04.20 Pratu AT sempat mampir ke kos rekannya yang lain di Nahaduoen Desa Lekunik Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote untuk meminta rokok yang berlokasi sekitar 500 meter dari tempat kejadian.***
|
