“Uang yang saya cairkan itu, Rp 1 juta 800 ribu.  ibu kasih saya 75 ribu kakak,” katanya.

Kendati begitu dirinya mengaku tidak mengingat nama lengkap siswa yang diwakilinya.

">

Menurutnya, ia hanya mengingat awalan nama lengkap serta tempat lahir siswa tersebut.

Dirinya mengaku siswa itu merupakan siswa yang sudah tamat.

“Saya lupa nama lengkapnya, tapi awalan namanya itu E, tempat lahirnya Koro Kaghali itu saja yang saya ingat. Tetapi itu mamang siswa yang sudah tamat,” ungkapnya.

Lebih mengejutkan lagi, S mengaku bukan hanya dirinya yang diminta oleh oknum MDN.

Beberapa siswa juga terlibat melakukan proses pencairan beasiswa bagi siswa/i SMAN 1 Wewewa Selatan yang sudah tamat ungkapnya.

“Bukan hanya saya saja kakak, masih ada juga teman-teman yang lain yang ibu minta,” ungkapnya.***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625