Nantinya ungkap Menteri Budi, program ini akan dilaksanakan melalui tiga pendekatan utama, yaitu membentuk koperasi baru di desa-desa yang belum memiliki koperasi, merevitalisasi koperasi yang sudah ada, serta memperkuat koperasi melalui pelatihan, digitalisasi, dan akses pendanaan.

Tak hanya membentuk koperasi baru, program ini juga menargetkan transformasi 64.000 kelompok tani menjadi koperasi distribusi, khususnya untuk pupuk bersubsidi.

">

Sebagai bagian dari penguatan manajemen, sebanyak 210.000 orang akan dilatih untuk mengelola koperasi tersebut. “Setiap koperasi akan dikelola oleh tiga orang yang dilatih secara khusus,” jelas Budi.

Adapun layanan yang disiapkan di Koperasi Merah Putih diantaranya: Kantor Keperasi Desa Merah Putih, Gerai sembako, Unit Simpan Pinjam, Klinik dan Apotek Desa, Cold Storage, dan Distribusi Logistik.***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625