”Selama lima hari, peserta tak hanya belajar soal iman, tetapi juga diasah keterampilan kepemimpinan, komunikasi, kerja tim, serta kepedulian sosial dan lingkungan,” ujar Cimet, Sabtu (21/6/2025).

Rangkaian kegiatan berlangsung variatif. Pada Jumat (20/6), peserta melakukan penanaman terumbu karang di pesisir Paroki Waibalun. Sabtu pagi digelar jalan santai, pemeriksaan kesehatan gratis, serta seminar. Puncak acara dijadwalkan berlangsung pada Minggu (22/6).

">

Cimet menambahkan, kegiatan ini didukung berbagai elemen, mulai dari umat paroki, Dewan Pastoral Paroki (DPP), ketua lingkungan, nelayan pesisir, Pokmaswas Kelurahan Larantuka, hingga tenaga medis dari Puskesmas Oka dan Waibalun.

Sementara pada Sabtu 21 Juni 2025 pagi tadi digelar seminar bertema “Bersaksi Tentang Terang dari Segala Penjuru Bagi Setiap Orang”. Seminar menghadirkan dua pembicara utama, yakni Uskup Agung Ende, Mgr Dr Paulus Budi Kleden, SVD, serta Ketua Sekolah Tinggi Pastoral Reinha, Suster Dr Hermenia Bhoki, S.Fil, M.Pd. Seminar dipandu oleh moderator Frater Paul Ama Tukan, SVD.

Cimet juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan yang menjadi ruang tumbuhnya spiritualitas dan kepemimpinan generasi muda Katolik ini.*(Ell)

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625