NTTKreatif, Larantuka — Ratusan Orang Muda Katolik (OMK) dari berbagai paroki yang dilayani oleh Serikat Sabda Allah (SVD) di Distrik Larantuka dan Lembata, Keuskupan Larantuka, mengikuti kegiatan SVD Youth Day IV.

Perhelatan itu berlangsung di Paroki Santo Ignatius Loyola, Waibalun, Flores Timur, sejak Kamis (19/6/2025) hingga Minggu (22/6/2025).

">

Selama empat hari, para peserta tinggal bersama umat di wilayah paroki dalam pola ‘live in’, tersebar di dua kelurahan dan satu desa. Pola ini menjadi sarana pembelajaran langsung mengenai hidup menggereja di tengah realitas umat.

Kegiatan yang semula direncanakan berlangsung di Paroki Maria Ratu Semesta Alam Hokeng, terpaksa dipindahkan ke Waibalun karena terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Paroki-paroki peserta berasal dari wilayah pastoral SVD Keuskupan Larantuka, meliputi Paroki Waibalun, Kristus Raja Watobuku, Maria Ratu Semesta Alam Hokeng, Santo Yohanes Pembaptis Ritaebang (Pulau Solor), Santo Arnoldus Janssen Waikomo (Lembata), dan Santo Petrus Kolisagu (Pulau Adonara).

Menurut Humas Panitia SVD Youth Day IV, Cimet, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan spiritualitas kaum muda melalui perayaan ekaristi, katekese, dan pendalaman Kitab Suci, sekaligus menanamkan nilai-nilai khas SVD: misioner, dialog, dan inkulturasi.

”Selama lima hari, peserta tak hanya belajar soal iman, tetapi juga diasah keterampilan kepemimpinan, komunikasi, kerja tim, serta kepedulian sosial dan lingkungan,” ujar Cimet, Sabtu (21/6/2025).

Rangkaian kegiatan berlangsung variatif. Pada Jumat (20/6), peserta melakukan penanaman terumbu karang di pesisir Paroki Waibalun. Sabtu pagi digelar jalan santai, pemeriksaan kesehatan gratis, serta seminar. Puncak acara dijadwalkan berlangsung pada Minggu (22/6).

Cimet menambahkan, kegiatan ini didukung berbagai elemen, mulai dari umat paroki, Dewan Pastoral Paroki (DPP), ketua lingkungan, nelayan pesisir, Pokmaswas Kelurahan Larantuka, hingga tenaga medis dari Puskesmas Oka dan Waibalun.

Sementara pada Sabtu 21 Juni 2025 pagi tadi digelar seminar bertema “Bersaksi Tentang Terang dari Segala Penjuru Bagi Setiap Orang”. Seminar menghadirkan dua pembicara utama, yakni Uskup Agung Ende, Mgr Dr Paulus Budi Kleden, SVD, serta Ketua Sekolah Tinggi Pastoral Reinha, Suster Dr Hermenia Bhoki, S.Fil, M.Pd. Seminar dipandu oleh moderator Frater Paul Ama Tukan, SVD.

Cimet juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan yang menjadi ruang tumbuhnya spiritualitas dan kepemimpinan generasi muda Katolik ini.*(Ell)

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625