NTTKreatif.com, Tambolaka – Progress pembangunan RSUD Reda Bolo terus
ditingkatkan pasca kehadiran Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin belum lama ini.
Pasalnya, peresmian RSUD Reda Bolo yang masuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dengan anggaran Rp120 M direncanakan akan digelar Mei mendatang.
Tidak heran, jika pihak ketiga yang dipercayakan membangun RSUD tersebut kini kebut menyelesaikan finalisasi pembangunannya.
Hal tersebut terlihat dalam kunjungan Sekjen Gempar, Petrus Sihombing ditemani Bupati SBD sekaligus Sekretaris DPD Gempar Provinsi NTT, Ratu Wulla Talu, Senin, 27 April 2026 sore tadi.
Pantauan nttkreatif.com, keduanya yang ditemani sejumlah besar anggota Gempar datang meninjau proses pengerjaan yang dilakukan oleh para tukang di sejumlah ruangan.
Selain meninjau, di kesempatan itu juga rombongan Gempar pun masih beraudience dengan penanggung jawab.
Kepada wartawan, Bupati SBD sekaligus Sekretaris DPD Gempar Provinsi NTT, Ratu Wulla Talu menyebut kalau kehadiran Sekjen Gempar, Petrus Sihombing adalah bagian dari tugas khusus Gempar untuk memantau pembangunan RS agar sesegera mungkin bisa beroperasi.
“Saya diberi tugas khusus untuk memantau agar segera mungkin RSUD Reda Bolo bisa beroperasi terlebih ini kan program Nasional,” katanya.
Dirinya mengatakan keberadaan RSUD itu bermakna positif karena bisa melayani masyarakat SBD yang membutuhkan pelayanan kesehatan maksimal apalagi kata dia RSUD itu ke depan mau dijadikan RS rujukan di Pulau Sumba.
“Sehingga kami dari Gempar ingin push pihak ketiga agar cepat dalam bekerja agar bulan depan bisa diresmikan. Dan kita mengundang Bapa Presiden untuk datang resmikan,” katanya.
Saat ditanya kepastian kehadiran Presiden Prabowo nantnya, Bupati Ratu mengatakan kalau ia yakin akan kehadiran orang nomor 1 di Indonesia di daerahnya.
“Saya yakin. Bisa lihat senyum saya. Saya yakin Tuhan pasti tolong saya untuk semua rencana baik kita bisa melayani masyarakat. Tentu kehadiran pak Sekjen Gempar bisa mensuport kita membangun komunikasi dengan teman-teman di pusat agar bisa membantu kita Sumba Barat Daya,” ungkapnya. ***
|
