NTTKreatif, Tambolaka – Kades Kahale, Yohanes Rehi belum lama dilaporkan warga atas dugaan penyalagunaan dana desa.
Dugaan penyalagunaan dana desa tersebut terlihat dari sejumlah laporan dimana dalam laporan itu, warga menyebut ada sejumlah program yang urung dilaksanan oleh Kades Kahale, Yohanes Rehi seperti BLT yang hanya dibayarkan 6 bulan dari 12 kepada PKM.
Tidak hanya itu, pengerjaan sumur bor, PAUD, Rumah Layak Huni, mesin Rontok Padi, PMT, dan pengadaan Obat pun menjadi fokus dari laporan mereka.
Menariknya, laporan itu pun sudah sampai ke Bupati SBD, DPRD SBD, Inspektorat, dan Polres SBD.
Bahkan dari penelusuran nttkreatif.com, Kades Kahale, Yohanes Rehi sempat dipanggil pihak Tipikor Polres SBD untuk diminta klarifikasinya terkait adanya laporan warga.
Namun dirinya ternyata tidak mengindahkan panggilan tersebut. Dirinya baru hadir, 24 April 2025 pagi tadi pukul 10.00 WITA di Polres SBD.
Dirinya tidak sendiri, dirinya hadir bersama bendahara dan langsung diperiksa oleh anggota Tipikor.
Hingga berita ini ditayangkan, Kades Yohanes Rehi masih dalam proses pemeriksaan dan belum memberikan keterangan kepada wartawan. ***
|
