“Saya berhenti tahun lalu. Saya hanya bisa kembali ke Roma dan Cagliari. Anda harus melatih sampai usia tertentu, sebelum saya meninggal saya ingin melihat apa yang ada di luar sepak bola. Sekarang sudah saatnya saya mengatakan berhenti,” tambahnya lagi.

Bersama AS Roma, Claudio Ranieri bisa dibilang sukses besar. Pasalnya, sejak ditunjuk kembali jadi pelatih, dirinya mampu mendograk performa Dybala dan kawan-kawan. Hingga pekan ke 31, AS Roma sudah berada di posisi 6 klasemen sementara Serie A.

">

Tidak hanya, dalam 15 laga terakhirnya saja, AS Roma dibawahnya sebagai klub tanpa kekalahan di Serie A dengan rincian 11 menang dan 4 imbang.***

 

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625