NTTKreatif, ROMA – AS Roma sepertinya tidak bisa lagi berharap pada Claudio Ranieri untuk menjadi pelatihnya musim depan. Pasalnya, pelatih asal Italia itu keukeuh untuk tidak mau melanjutkan kariernya sebagai pelatih.
Keputusan tersebut adalah keputusan final yang tidak bisa dianulir kembali. Bahlan dalam wawancara terbarunya di DAZN sebagaimana dilansir nttkreatif.com, Ranieri mengaku kalau sudah waktunya bagi dia untuk berhenti.
“Mengapa saya tidak bertahan? Sudah waktunya untuk mengatakan berhenti, saya ingin melihat apa yang ada di luar sepak bola,”ungkapnya.
Kendati masih mencintai AS Roma, namun baginya tidak ada alasan baginya untuk tetap bertahan di klub yang ia cintai itu. Usia sebutnya menjadi alasan baginya untuk mencoba peran lain dalam klub termasuk menjadi penasihat Presiden Klub.
“Memulai dari awal, tidakkah Anda pikir Anda dapat mengulangi hasil ini? Tidak ada alasan, menurutku itu tidak masuk akal.
“Saya berhenti tahun lalu. Saya hanya bisa kembali ke Roma dan Cagliari. Anda harus melatih sampai usia tertentu, sebelum saya meninggal saya ingin melihat apa yang ada di luar sepak bola. Sekarang sudah saatnya saya mengatakan berhenti,” tambahnya lagi.
Bersama AS Roma, Claudio Ranieri bisa dibilang sukses besar. Pasalnya, sejak ditunjuk kembali jadi pelatih, dirinya mampu mendograk performa Dybala dan kawan-kawan. Hingga pekan ke 31, AS Roma sudah berada di posisi 6 klasemen sementara Serie A.
Tidak hanya, dalam 15 laga terakhirnya saja, AS Roma dibawahnya sebagai klub tanpa kekalahan di Serie A dengan rincian 11 menang dan 4 imbang.***
|
