“Dinas pertanian nanti lakukan monitoring dan evaluasi. Saya sendiri akan turun untuk cek ke Bapa Mama semua. Kalau ditemukan ada yang dijual, dipindahtangankan atau digadai sampai digunakan hanya untuk ketua kelompok maka akan dievaluasi sebagai bentuk punishment. Kalau berhasil dan sesuai harapan maka kita akan kasih lagi bantuan ke depannya,” ungkapnya lagi.

Hal yang sama pun disampaikan oleh Kadis Pertanian, Frin Tuka.

">

Kadis Frin mengatakan bantuan yang diberikan kali menggunakan anggaran APBD II perubahan dengan sasaran 25 kelompok tani.

Selain dengan bantuan handtraktor, kata Kadis Frin, pihaknya juga menargetkan optimalisasi lahan di SBD untuk mencapai Swasembada Pangan di SBD.

Berterima Kasih

Sedangkan Wakil Ketua DPRD SBD, Yus Boro di kesempatan yang sama menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung pemerintah daerah khususnya di bidang pertanian.

Dirinya malah mendorong para petani untuk lebih giat lagi bekerja ke depannya mengingat semakin banyak pembangunan dapur MBG.

“Kami harap bapa mama petani tangkap program ini karena kebutuhan akan pangan lokal sangat tinggi,” pesannya. ***

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625