NTTKreatif.com, Tambolaka – Bupati SBD, Ratu Wulla Talu, Rabu, 7 Januari 2026 siang tadi menyalurkan bantuan handtraktor kepada 25 kelompok tani di wilayah Sumba Barat Daya.
Bantuan handtraktor ini sendiri merupakan bagian dari aspirasi Anggota DPRD SBD di tahun 2025 dengan total anggaran sebesar Rp950 juta.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD SBD, Yus Bora bersama sejumlah anggota DPRD SBD.
Dalam sambutannya, Bupati SBD, Ratu Wulla Talu secara lugas menyebut bantuan handtraktor yang diberikan kepada para kelompok tani adalah bentuk komitmen pemerintah dan DPRD dalam membangun daerah khususnya di sektor pertanian.
Pasalnya, menurut Bupati Ratu, pertanian adalah salah satu sektor unggulan yang bisa mensejahterakan masyarakat kalau dikelola dengan baik.
“Bantuan ini harus digunakan dengan baik untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian yang ada. Karena demikian dampak yang kita harapkan bukan sebaliknya,” katanya.
Dirinya pun mengingatkan para petani untuk tidak kemudian menjual atau pun menggunakan handtraktor tidak sesuai peruntukkannya.
Pasalnya, hal tersebut bisa memberikan efek buruk dimana kata dia, Pemerintah bisa saja menarik handtraktor tersebut untuk diberikan kepada kelompok lain yang membutuhkan.
“Dinas pertanian nanti lakukan monitoring dan evaluasi. Saya sendiri akan turun untuk cek ke Bapa Mama semua. Kalau ditemukan ada yang dijual, dipindahtangankan atau digadai sampai digunakan hanya untuk ketua kelompok maka akan dievaluasi sebagai bentuk punishment. Kalau berhasil dan sesuai harapan maka kita akan kasih lagi bantuan ke depannya,” ungkapnya lagi.
Hal yang sama pun disampaikan oleh Kadis Pertanian, Frin Tuka.
Kadis Frin mengatakan bantuan yang diberikan kali menggunakan anggaran APBD II perubahan dengan sasaran 25 kelompok tani.
Selain dengan bantuan handtraktor, kata Kadis Frin, pihaknya juga menargetkan optimalisasi lahan di SBD untuk mencapai Swasembada Pangan di SBD.
Berterima Kasih
Sedangkan Wakil Ketua DPRD SBD, Yus Boro di kesempatan yang sama menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung pemerintah daerah khususnya di bidang pertanian.
Dirinya malah mendorong para petani untuk lebih giat lagi bekerja ke depannya mengingat semakin banyak pembangunan dapur MBG.
“Kami harap bapa mama petani tangkap program ini karena kebutuhan akan pangan lokal sangat tinggi,” pesannya. ***
|
