NTTKreatif, LARANTUKA – Seorang peziarah asal Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Maria Imelda Ndua, menyampaikan keluhannya terkait sikap tidak ramah seorang oknum aparat kepolisian yang bertugas di Pos Pengamanan Pelabuhan Laut Larantuka, saat perayaan Semana Santa berlangsung di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur.

Kepada wartawan, Imelda mengisahkan pengalaman kurang menyenangkan yang dialaminya saat hendak memarkir sepeda motor di area pelabuhan. Bukannya mendapatkan informasi atau arahan dengan baik, ia justru dibentak oleh seorang petugas kepolisian yang sedang berjaga.

">

“Kami ini orang luar, Kaka. Kami tidak tahu aturan atau tata cara parkir di sini. Kami hanya ingin bertanya, tapi langsung dibentak. Seharusnya bisa disampaikan dengan baik-baik, bukan dengan bentakan seperti itu,” ujar Imelda. Jumat (18/04/2025).

Merasa tak nyaman atas perlakuan tersebut, Imelda dan rekannya yang dibonceng akhirnya memutuskan untuk tidak memarkir kendaraannya di pelabuhan. Mereka kemudian mencari lokasi parkir alternatif di lapangan yang terletak tepat di samping Gereja Katedral Larantuka.

Ia mengaku sebenarnya hanya ingin bertanya terkait lokasi parkir yang diperbolehkan. Namun, sikap petugas yang dinilainya kurang humanis membuatnya memilih untuk menjauh dari area tersebut.

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625