NTTKreatif, LARANTUKA -Rektor Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL), Dr. Imelda Oliva Wissang membuka pintu selebar-lebarnya bagi calon berkebutuhan khusus untuk kuliah di IKTL, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penegasan ini ia sampaikan dalam sambutanya pada Seminar Nasional Meningkatkan Kolaborasi Para Pihak Kepada Masyarakat Tentang Disabilitas di Wilayah Timur Menuju Indonesia Emas 2045, Jumat 2 Agustus 2024 lalu.

">

“Kampus IKTL menjadi rumah ramah penyandang Disabilitas. Bagi yang berkebutuhan khusus kami melayani total,” kata kala itu.

Dirinya mengatakan kalau pihaknya saat ini ingin menjadikan pendidikan lebih inklusif yang berkeadilan, menjunjung tinggi hak asasi manusia, sosial, culture, dan kemajemukan.

Hal ini ungkapnya untuk menunjukkan nilai toleransi serta memandang kesetaraan manusia sebagian ikrar pengarusutamaan penyandang disabilitas.

Apalagi dalam prosesnya, anak disabilitas yang tamat di kampus IKTL memiliki potensi yang luar biasa meskipun sulit berkomunikasi tetapi bisa mengerjakan skripsi dan kini sudah bekerja di Labuan Bajo.

“Ada yang sudah selesaikan skripsi dan sudah tamat. Mereka bekerja di Labuan Bajo sekarang. Ternyata mereka punya potensi dan lingkungan juga membantu mereka,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pendampingan Masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan, Paulina Heni Hayon mengatakan kalau seminar yang digelar tersebut bertujuan untuk membangun paradigma dan kepedulian masyarakat dalam pelaksanaan pemenuhan hak penyandang disabilitas menuju Indonesia inklusi.

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625