NTTkreatif.com, Kodi— Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) terus bergerak cepat menangani dampak bencana gempa bumi yang melanda SBD.

Langkah nyata ini dibuktikan melalui respons Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten SBD yang terus menggelontorkan bantuan logistik secara konsisten bagi masyarakat terdampak di berbagai kecamatan.

Aksi penanganan darurat tersebut kembali difokuskan dibeberapa wilayah di SBD pada Rabu (14/10/2026).

Tim BPBD terjun langsung mendistribusikan ribuan paket bantuan logistik yang menyasar empat kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Kodi, Kodi Utara, Kodi Bangedo, dan Kodi Balaghar, guna memastikan kebutuhan warga terpenuhi tanpa penundaan.

Penyaluran pasokan darurat ini dilakukan secara teratur demi menjamin transparansi serta ketepatan sasaran. Seluruh barang bantuan diantarkan langsung ke Posko Lapangan Utama di kantor kecamatan masing-masing, sebelum disalurkan ke titik-titik pengungsian dan pemukiman warga yang mengalami kerusakan berat.

Kepala BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya, Stefanus Malo, S.IP., menegaskan bahwa mekanisme distribusi dijalankan melalui rantai komando yang ketat dan terkontrol. Skema berjenjang diterapkan dari posko kecamatan ke para kepala desa, untuk kemudian diserahkan secara transparan kepada warga yang tercatat sebagai korban terdampak gempa bumi.

Paket logistik yang disalurkan mencakup bahan pangan pokok serta perlengkapan kedaruratan. Bantuan tersebut meliputi beras, mie instan, air mineral, terpal pemukiman sementara, tikar, hingga selimut.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari penetapan masa tanggap darurat yang diakselerasi Pemkab SBD sejak awal pekan ini. Pada Selasa (13/10/2026) lalu, BPBD juga telah tuntas menyalurkan paket bantuan serupa bagi warga yang terdampak di wilayah Kecamatan Loura.

Tidak berhenti di situ, armada logistik BPBD SBD terus beroperasi secara nonstop. Pada Kamis (15/10/2026), tim penanggulangan bencana dijadwalkan kembali membantu wilayah Kecamatan Kota Tambolaka serta seluruh area di Kecamatan Wewewa.

Komitmen Pemkab SBD dalam merespons bencana gempa bumi ini ditegaskan sebagai wujud kehadiran nyata negara di tengah krisis masyarakat.

Pemkab SBD memastikan tidak ada warga terdampak yang terisolasi atau luput dari jangkauan bantuan logistik dasar selama masa pemulihan darurat berlangsung.

Setiap tahapan penanganan bencana dijalankan secara terukur berdasarkan data verifikasi lapangan yang mutakhir. Pemerintah Kabupaten juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta berkolaborasi aktif bersama tim evakuasi di posko terdekat.

Melalui sinergi lintas sektor dan akselerasi penyaluran bantuan ini, Pemkab SBD optimistis kondisi darurat pascabencana dapat teratasi dengan cepat. Pemerintah berkomitmen penuh untuk mengawal proses pemulihan hingga seluruh aktivitas kehidupan dan perekonomian warga terdampak kembali pulih sepenuhnya. ***