NTTKreatif.com, TAMBOLAKA — Praktek penjualan pakan ternak yang merugikan masyarakat kembali menyita perhatian publik akhir-akhir ini.

Sebuah lapak penjual pau yang beroperasi di samping Kantor Pos Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, kini menjadi sorotan setelah mencuat tuduhan bahwa isi pau yang dijualnya diduga berisi serbuk kayu.

Ulah oknum penjual ini dinilai sangat keterlaluan karena secara sengaja memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat setempat demi meraup keuntungan sepihak.

Kasus ini ramai diperbincangkan setelah sejumlah warga mulai menyadari ada yang aneh dengan tekstur pau yang mereka beli.

Dugaan kuat menyebutkan bahwa oknum penjual sengaja memilih lokasi strategis di sekitar area publik seperti Samping Kantor Pos Tambolaka untuk menyasar warga yang lalu lalang.

Banyak pembeli yang tidak menaruh curiga dan langsung membeli pau tersebut tanpa mengecek isinya terlebih dahulu.

“Ini bukan cuma soal dagang tidak jujur, ini sudah bentuk pembodohan dan sangat berbahaya bagi kesehatan. Penjual sengaja memanfaatkan warga yang lugu dan tidak tahu apa-apa demi cari untung,” ujar salah satu warga yang geram atas kejadian tersebut.

Isu ini mendadak meledak setelah viral media sosial dan beredar luas di tengah masyarakat. Kemarahan warga tak terbendung karena tindakan memasukkan serbuk kayu ke dalam pakan ternak tidak hanya menipu kantong pembeli, tetapi juga mengancam keselamatan ternak.

Masyarakat mendesak aparat terkait untuk tidak tinggal diam. Harus ada tindakan tegas dan pemeriksaan langsung ke lapangan agar praktek dagang nakal dan berbahaya semacam ini tidak terus beroperasi.

Jika dugaan ini terbukti benar, oknum penjual tersebut jelas-jelas tidak hanya merusak kepercayaan publik, tetapi juga harus bertanggung jawab secara hukum atas tindakan tidak manusiawi yang merugikan masyarakat Tambolaka.***