NTTKreatif, LARANTUKA – Pemerintah Kabupaten Flores Timur dan DPRD Flores Timur telah sepakat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3 miliar untuk proyek normalisasi jalur banjir di Desa Dulipali, Kecamatan Ile Bura pada Selasa, 20 Agustus 2024 kemarin.

Proyek ini bertujuan mengatasi ancaman banjir lahar dingin dari Gunung Lewotobi Laki-Laki yang kerap mengancam keselamatan warga. Kesepakatan ini juga memberikan harapan baru bagi warga Desa Dulipali, yang selama ini hidup dalam ketakutan akibat banjir lahar dingin setiap kali hujan turun.

Sebelumnya Rasdiana Hasulie, salah seorang warga Desa Dulipali, menyebut, banjir sudah terjadi lebih dari empat kali dalam beberapa bulan terakhir, dan setiap kali turun hujan, warga harus waspada sepanjang malam.

“Kami tidak bisa tidur, selalu gelisah kalau cuaca berubah mendung.” ungkapnya.

Konradus Kusno Wada, anggota DPRD Flores Timur dari Partai PDI Perjuangan, mengonfirmasi bahwa anggaran untuk normalisasi jalur bajir lahar dingin telah disetujui dan penandatanganan nota kesepahaman antara dua lembaga telah dilakukan

Terima Kasih sudah membaca berita/artikel kami. Terus dukung kami dengan cara berdonasi ke Rek Bank NTT: 2513684625